Kemiskinan Terus Menurun, Menteri Sosial Apresiasi Kinerja Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 18 April 2025, 20:41 WIB
PENURUNAN KEMISKINAN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat berada di Banyuwangi, Jumat (18/4/2025). Saifullah memuji upaya Banyuwangi dalam menurunkan kemiskinan.
PENURUNAN KEMISKINAN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat berada di Banyuwangi, Jumat (18/4/2025). Saifullah memuji upaya Banyuwangi dalam menurunkan kemiskinan.

BanyuwangiNet.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas capaian signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan efektivitas berbagai program pengentasan kemiskinan yang dijalankan daerah tersebut.

“Saya mengapresiasi kinerja Kabupaten Banyuwangi yang sangat baik, termasuk dalam menurunkan angka kemiskinan secara signifikan,” ujar Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, saat berkunjung ke Banyuwangi pada Jumat (18/4/2025).

Berdasarkan data terbaru, angka kemiskinan di Banyuwangi berhasil ditekan dari 7,34 persen pada tahun 2023 menjadi 6,54 persen pada 2024. Penurunan ini menjadi rekor terendah sepanjang sejarah pencatatan di kabupaten tersebut.

Dua Remaja Terseret Ombak di Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Satu Selamat, Satu Masih Dicari

Tak hanya itu, angka kemiskinan ekstrem di Banyuwangi juga mengalami penurunan. Jika pada tahun 2023 tercatat sebesar 0,43 persen, kini angka tersebut turun menjadi 0,29 persen pada 2024.

Gus Ipul menjelaskan bahwa penurunan angka kemiskinan di Banyuwangi sejalan dengan target pemerintah pusat. Saat ini, rata-rata nasional angka kemiskinan berada di angka 8,57 persen. Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem di Indonesia bisa mencapai nol persen pada tahun 2026, sementara angka kemiskinan umum diturunkan hingga di bawah 5 persen pada tahun 2029.

Tiga provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak saat ini adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Oleh karena itu, program-program strategis terus digalakkan untuk menekan angka tersebut.

Viral Video Kurir di Banyuwangi Dibegal Ternyata Hoaks, Berakhir Minta Maaf

Salah satu inisiatif yang sedang digulirkan adalah pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program di bawah Kementerian Sosial yang bertujuan membuka akses pendidikan bagi masyarakat miskin. Banyuwangi termasuk daerah yang ditargetkan untuk menggelar program ini dalam waktu dekat.

“Program ini kami harapkan akan berdampak langsung dalam menurunkan angka kemiskinan di berbagai daerah,” kata Gus Ipul.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa keberhasilan menurunkan angka kemiskinan merupakan hasil dari kerja bersama banyak pihak di daerah.

Desa Tak Kena Efek Efisiensi Anggaran, Bupati Banyuwangi Dorong Kades Optimalkan Anggaran untuk Warga

“Penanganan kemiskinan sudah menjadi kesadaran kolektif. Kami melibatkan banyak pihak dalam menjalankan program-program, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” ungkap Ipuk.

Ipuk menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, serta pihak swasta menjadi kekuatan utama dalam mengentaskan kemiskinan. Ia berharap Banyuwangi dapat terus berkontribusi terhadap pencapaian target nasional.

“Harapannya, upaya kami ini bisa terus menekan angka kemiskinan dan sejalan dengan visi pemerintah pusat,” pungkasnya.

Artikel Terkait