Jemput Bola Layanan Publik di Kampung Tengah Hutan Pinus Banyuwangi
BanyuwangiNet.com – Banyuwangi dikenal dengan wilayah geografisnya yang beragam, termasuk banyak perkampungan yang terletak di tengah hutan dan perkebunan, jauh dari pusat kota.
Untuk memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan publik yang layak, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, rutin menggelar program jemput bola.
Seperti Ipuk mengunjungi Kampung Sumbernanas di Kecamatan Kalipuro, Selasa (18/3/2025). Kampung ini berada di dalam kawasan hutan pinus yang dikelola oleh Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Banyuwangi Utara.
Akses menuju lokasi tidak mudah, dengan jalan makadam sepanjang lebih dari satu kilometer yang harus ditempuh di tengah hutan.
Banyuwangi Fokus Perkuat Ekonomi Masyarakat dalam Rencana Kerja Pemerintah 2026
Dalam kunjungan tersebut, Ipuk menyerahkan kartu keluarga dan dokumen kependudukan lainnya kepada warga yang belum memiliki kelengkapan administrasi. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Tondo Welas (Tanda Cinta), yang memungkinkan pemerintah secara proaktif menerbitkan dokumen kependudukan bagi warga kurang mampu yang terdata dalam UGD Kemiskinan Banyuwangi. Dengan sistem ini, warga tidak perlu mengajukan permohonan sendiri, karena dokumen langsung diserahkan melalui pemerintah desa.
Selain administrasi kependudukan, Ipuk juga membawa layanan publik lain dalam skema jemput bola, seperti pemeriksaan kesehatan gratis serta pengurusan izin usaha. Upaya ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan dasar tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Bupati Banyuwangi Sampaikan LKPJ 2024, Paparkan Capaian Pembangunan
“Kami ingin memastikan semua warga Banyuwangi dapat mengakses pelayanan publik serta program pemerintah dengan lebih mudah, tanpa terkendala jarak,” ujar Ipuk.
Sebagai bagian dari agenda tersebut, sebanyak 150 paket sembako juga disalurkan kepada warga kurang mampu. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang dihimpun sebagai ungkapan syukur atas pelantikan Ipuk dan Wakil Bupati Mujiono.
Lebih dari sekadar bantuan sosial, Ipuk menegaskan bahwa Pemkab Banyuwangi berkomitmen meningkatkan akses layanan dasar, seperti listrik, pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan bagi warga Kampung Sumbernanas. Dalam waktu dekat, pemerintah akan memperbaiki akses jalan menuju kampung tersebut serta memasang penerangan jalan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.
Warga Binaan Lapas Banyuwangi Tulis Al-Qur’an Raksasa, Perpaduan Seni dan Pembinaan Spiritual
“Kami juga menyediakan beasiswa bagi anak-anak yang ingin melanjutkan kuliah. Orang tua yang kesulitan biaya dapat memanfaatkan program ini agar anak mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan tinggi,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga memfasilitasi masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah melalui program Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA).
“Proses pengajuan sudah dilakukan, kini tinggal menunggu tahapan selanjutnya. Pemkab akan terus mendampingi agar masyarakat di sini segera mendapatkan sertifikat hak atas tanah mereka,” tambah Ipuk.