Haul Ke-53 Habib Hadi Al-Haddar, Ipuk Mohon Doa untuk Keselamatan dan Kemajuan Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 21 Juni 2026, 21:15 WIB
1000908371
Haul yang ke-53 Habib Hadi bin Abdullah Al-Haddar di Lateng, Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Ratusan jamaah memadati kediaman mendiang Habib Hadi bin Abdullah Al-Haddar di Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Ahad (21/6/2026). Mereka hadir dalam rangka memperingati haul ke-53 ulama kharismatik yang dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar Islam di Banyuwangi.

Acara tersebut dihadiri puluhan habaib, kiai, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran para jamaah dari berbagai wilayah menunjukkan besarnya penghormatan masyarakat terhadap sosok Habib Hadi Al-Haddar dan warisan dakwah yang ditinggalkannya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Ipuk meminta doa dari para ulama dan keluarga besar Habib Hadi agar Banyuwangi senantiasa mendapatkan perlindungan, keberkahan, dan kesejahteraan.

“Mohon doanya semoga Banyuwangi ini tetap dijaga oleh Allah SWT. Diberikan keselamatan dari berbagai ujian dan cobaan. Semoga pula barakah Allah SWT senantiasa dilimpahkan untuk kesejahteraan masyarakat Banyuwangi,” kata Ipuk.

Ipuk juga memohon doa agar dirinya dan jajaran pemerintah daerah diberi kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin Banyuwangi di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berasal dari tingkat lokal, tetapi juga dipengaruhi dinamika nasional hingga global. Karena itu, selain kerja keras dan berbagai upaya pembangunan, dukungan doa dari para ulama dan tokoh agama dinilai sangat penting.

“Tanpa doa dan dukungan dari para habaib, para kiai dan seluruh tokoh agama semua, berat rasanya untuk mengemban amanah ini. Anggaran semakin berkurang, tantangan semakin kompleks, ini semua butuh ikhtiar dan doa bersama,” ujarnya.

Ipuk menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Ipuk juga mengapresiasi kehidupan masyarakat Banyuwangi yang selama ini dikenal harmonis di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

Menurutnya, suasana damai dan semangat gotong royong yang telah terbangun selama ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.

“Kebersamaan ini harus selalu dijaga dan jangan biarkan ada pihak-pihak yang hendak merusak kedamaian ini,” ajaknya.

UI Cordoba Banyuwangi Bakal Gelar Konferensi Internasional Akademisi 5 Negara

Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Habib Hadi bin Abdullah Al-Haddar dikenal sebagai salah satu ulama yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan syiar Islam di Banyuwangi. Ulama kelahiran tahun 1908 tersebut mendedikasikan hidupnya untuk dakwah, pendidikan keagamaan, dan pembinaan masyarakat.

Semasa hidupnya, Habib Hadi aktif mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai keislaman serta berkontribusi dalam pembangunan berbagai sarana ibadah di Banyuwangi. Bersama masyarakat, beliau turut menginisiasi pembangunan sejumlah masjid yang hingga kini masih dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Hadiri Haul KH Musayyidi, Bupati Ipuk Tegaskan Peran Ulama dalam Kebijakan

Warisan perjuangan dan keteladanan Habib Hadi terus dikenang melalui berbagai kegiatan keagamaan, salah satunya peringatan haul yang rutin digelar setiap tahun.

Bagi masyarakat Banyuwangi, haul tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa seorang ulama, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah, meneladani nilai-nilai perjuangan, serta mempererat hubungan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan bersama.

Artikel Terkait