Bupati Ipuk Fiestiandani Perkuat Ekonomi Arus Bawah Melalui Program “Bunga Desa”

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 28 Mei 2024, 23:39 WIB
IMG-20240528-WA0111

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali melaksanakan program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Kali ini Ipuk ngantor di dua desa, yakni Desa Sumberarum dan Sumberbulu, Kecamatan Songgon, pada Selasa (28/5/2024). Program ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi arus bawah dan memberdayakan warga miskin melalui berbagai inisiatif ekonomi.

Di Desa Sumberarum, Bupati Ipuk bertemu dengan tiga ibu yang menjadi tulang punggung keluarga, yakni Halimah, Suliyana, dan Khusnul Hotimah. Mereka masing-masing memiliki usaha kecil yang menjadi sumber penghidupan sehari-hari. Untuk mendukung mereka, Ipuk menyalurkan bantuan alat usaha melalui program “Kanggo Riko”.

“Kanggo Riko,” yang dalam bahasa Using berarti “Untuk Anda,” merupakan program yang fokus memberdayakan ribuan warga miskin dengan menggelontorkan dana penguatan ekonomi bagi rumah tangga miskin (RTM) yang sedang merintis usaha atau berniat meningkatkan usahanya. Setiap penerima program ini mendapatkan bantuan sebesar Rp2,5 juta melalui Anggaran Dana Desa (ADD), disesuaikan dengan kebutuhan usaha mereka.

“Program ini 60 persen lebih sasarannya perempuan kepala rumah tangga. Tidak hanya bantuan alat usaha,” kata Ipuk. “Semoga dengan bantuan ini, usaha dari ibu-ibu hebat ini bisa makin berkembang dan bisa memenuhi kebutuhan keluarga,” tambahnya.

“Kanggo Riko” Program Bantuan yang Diprioritaskan untuk Perempuan Kepala Keluarga di Banyuwangi, Kini Dilengkapi BPJS Ketenagakerjaan

Selain “Kanggo Riko,” Bupati Ipuk juga memberikan bantuan alat usaha untuk warung rakyat dalam program Warung Naik Kelas (WeNak). Bantuan WeNak diberikan kepada pelaku usaha warung mikro dengan bantuan sebesar satu juta rupiah, yang diharapkan dapat digunakan untuk meng-upgrade peralatan usaha atau menambah modal dagang.

“Dengan bantuan alat usaha yang diberikan, semoga kondisi warung bisa menjadi lebih baik, bersih, sehingga pelanggannya makin banyak, pendapatannya juga bertambah,” jelas Ipuk.

Program Bunga Desa yang digelar Bupati Ipuk sejak awal 2021, juga mencakup berbagai pelatihan untuk kelompok masyarakat. Di antaranya pelatihan pengolahan makanan ringan dan membatik bagi ibu-ibu rumah tangga, serta pelatihan content creator untuk anak-anak muda.

Angkat Banyuwangi Selatan, Pembangunan Jalur Lingkar Selatan Dilanjutkan Tahun Ini

Di Desa Sumberarum, Bupati Ipuk juga mengunjungi lahan pertanian sawi putih yang memproduksi mulai dari pembibitan hingga pengemasan. Sementara di Desa Sumberbulu, Ipuk meninjau peternakan ayam petelur dan berdialog bersama kelompok ternak dan tani.

“Saya minta Dinas Pertanian untuk terus melakukan pendampingan, berikan pelatihan-pelatihan kepada kelompok peternak dan petani, agar produksinya kian meningkat. Dorong untuk menerapkan pertanian dan peternakan organik,” jelas Ipuk.

Selain fokus pada penguatan ekonomi dan pertanian, Ipuk juga menyempatkan mengunjungi sekolah. Di SDN 1 Sumberarum, Bupati memberikan workshop berkaitan dengan pendidikan, termasuk kelas parenting melalui Sekolah Orang Tua Hebat (Sobat), sekolah tanggap bencana kepada siswa-siswa SD, serta pembekalan untuk para tenaga PPPK guru.

Selama program Bunga Desa, berbagai layanan publik juga diselenggarakan, seperti administrasi kependudukan, perizinan usaha mikro berbasis OSS, perpajakan, tes pap smear, konseling kesehatan, pelatihan UMKM, serta pasar murah.

Artikel Terkait