Angkat Banyuwangi Selatan, Pembangunan Jalur Lingkar Selatan Dilanjutkan Tahun Ini
BanyuwangiNet.com – Pembangunan Jalur Lingkar Selatan (JLS) atau Jalur Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Banyuwangi akan kembali dilanjutkan tahun ini.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah memperjuangkan proyek ini hingga ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rapat bersama untuk membahas kelanjutan proyek strategis nasional tersebut digelar pada Jumat (17/5/2024).
“Alhamdulillah, Pemkab Banyuwangi telah bertemu dengan Kementerian ATR/BPN serta Kementerian PUPR untuk membahas pembangunan sisa jalur Pansela yang belum selesai. Terima kasih kepada Menteri ATR dan Menteri PUPR yang menugaskan tim untuk membahasnya. Ini menjadi harapan bersama masyarakat Banyuwangi, dan InsyaAllah bisa terealisasi tahun ini,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
Jalur Pansela yang menghubungkan Jember dan Banyuwangi di Kabupaten Banyuwangi mencapai total sekitar 99,18 kilometer (km). Dari jumlah tersebut, sepanjang 68,08 km jalan telah terbangun, sehingga sisa jalur yang belum terbangun hanya 14,1 km.
Dari hasil rapat bersama kementerian terkait, Bupati Ipuk menjelaskan bahwa jalur di Banyuwangi akan dilanjutkan pembangunannya apabila lahan telah siap. Untuk mempercepat proses penyiapan lahan jalur Pansela, Pemkab Banyuwangi telah melakukan beberapa langkah, termasuk mengajukan rangkaian persyaratan permohonan persetujuan penggunaan kawasan yang akan dibangun jalur Pansela.
Ada tiga paket rencana pembangunan jalur Pansela untuk sisa yang belum terbangun:
Paket pembangunan ruas Kedunglembu-Malangsari sepanjang 5,1 km.
Paket pembangunan ruas jalan Malangsari-Perbatasan Kabupaten Jember sepanjang 7,7 km.
Paket pembangunan ruas jalan Senenrejo-Perbatasan Kabupaten Banyuwangi sepanjang 1,3 km.
Jika rampung dan tersambung hingga Kabupaten Jember, jalur Pansela akan menjadi akses baru bagi warga Banyuwangi.
Akhir Pekan Ini Ribuan Pecinta Sepeda Onthel Berkumpul, Ngonthel Bareng di Banyuwangi
“Dampak positifnya wilayah Banyuwangi selatan bakal lebih terangkat, terutama dari sisi ekonomi. Perekonomian masyarakat di wilayah selatan Banyuwangi akan semakin tumbuh dan berkembang dengan kemudahan akses tersebut,” kata Ipuk.
“Destinasi-destinasi wisata di wilayah selatan juga akan lebih mampu menggaet minat wisatawan apabila jalur Pansela terwujud,” tambahnya.
Ipuk menegaskan, terhubungnya jalur yang menghubungkan Banyuwangi dengan Jember dan daerah-daerah lain di selatan Jawa akan berdampak baik bagi perekonomian warga Banyuwangi. “Apalagi, Banyuwangi selatan menyimpan banyak potensi yang masih potensial untuk lebih dikembangkan,” lanjut Ipuk.
Sekretaris Daerah Banyuwangi, Mujiono, menambahkan bahwa pihaknya optimistis pengerjaan untuk ruas yang belum tersambung di Pansela Banyuwangi-Jember bisa dimulai tahun ini. “InsyaAllah tahun ini bisa mulai berjalan,” ujarnya.
Dengan adanya kelanjutan pembangunan jalur Pansela ini, diharapkan akan meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta pariwisata di Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya.