Bunga Desa di Purwoharjo; Bupati Ipuk Jenguk Warga Lumpuh, Minta RSUD Genteng Beri Terapi
BanyuwangiNet.com – Di sela pelaksanaan Progam Bunga Desa, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjenguk seorang warga yang sakit akibat kecelakaan kerja. Dia adalah Mamat (45), warga Dusun Krajan, Desa Purwoharjo. Dia mengalami kelumpuhan selama tiga tahun setelah terjatuh dari pohon jati saat bekerja. Sejak kejadian itu, Mamat hanya bisa terbaring dan mengalami keterbatasan gerak pada sebagian besar tubuhnya.
“Saya jatuh dari pohon. Dari sini (tangan) hingga kaki tidak bisa digerakkan,” kata Mamat saat ditemui Ipuk.
Menanggapi kondisi tersebut, Ipuk meminta Direktur RSUD Genteng, Sugiyo, untuk segera membawa Mamat ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.
“Nanti di rumah sakit bapak mendapat terapi, agar perlahan bisa berjalan lagi. Untuk biaya bapak tenang saja, karena sudah ditanggung negara. Bapak harus semangat untuk bisa sehat lagi,” ujar Ipuk kepada Mamat dan keluarganya.
18 Truk Koperasi Merah Putih Disalurkan di Banyuwangi, Perkuat Distribusi dan Ekonomi Desa
Selama ini, Mamat tinggal bersama istri dan seorang anak yang masih duduk di kelas 3 sekolah dasar. Namun, istrinya harus bekerja di pabrik sehingga tidak setiap saat dapat mendampingi pengobatan.
Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, Ipuk meminta Kepala Desa Purwoharjo, Fausi Amurulloh, agar menyiapkan pendamping selama proses terapi.
“Saya minta ada petugas dari desa untuk mengantar dan mendampingi Pak Mamat menjalani terapi. Bisa memanfaatkan mobil siaga desa untuk kebutuhan berobat,” pintanya.
Ipuk juga mendorong tenaga kesehatan di puskesmas setempat untuk mengintensifkan program layanan “Jemput Bola Rawat Warga”, khususnya bagi lansia dan warga yang tidak mampu mengakses layanan kesehatan secara mandiri.
Bupati Ipuk Dorong Ikawangi Jadi Agen Promosi Budaya, Ekonomi, dan Investasi Banyuwangi
Direktur RSUD Genteng, Sugiyo, menyatakan, pihaknya akan memberikan terapi untuk melatih kembali fungsi otot, terutama pada tangan dan kaki, serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan Mamat.
“Selain terapi, kami juga akan lakukan pemeriksaan secara menyeluruh termasuk organ dalamnya,” jelas Sugiyo.
Dalam rangkaian program tersebut, Ipuk juga menyalurkan alat bantu mobilitas seperti kursi roda, walker, dan kruk kepada 25 penerima di Desa Purwoharjo. Bantuan kursi roda juga diberikan kepada seorang perempuan difabel di Desa Karetan.
Melalui program Bunga Desa, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus berupaya menghadirkan layanan langsung yang menyentuh kebutuhan warga, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial.