Banyuwangi Tingkatkan Produksi Susu Segar, Gandeng Kerja Sama Internasional

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 26 Desember 2024, 14:40 WIB
Peternakan modern Bumi Rojo Koyo Banyuwangi.
Peternakan modern Bumi Rojo Koyo Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Kabupaten Banyuwangi semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah penghasil susu segar utama di Jawa Timur. Produksi susu di Banyuwangi kini terus meningkat, terutama di peternakan modern Bumi Rojo Koyo, yang terletak di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, yang saat ini menghasilkan hingga 32 ton susu segar per hari.

Untuk mendukung peningkatan tersebut, peternakan ini akan menambah 3.000 sapi perah baru melalui kerja sama dengan Australia Barat. Penambahan ini diharapkan mampu mendongkrak kapasitas produksi guna memenuhi kebutuhan susu di Jawa Timur maupun nasional.

“Alhamdulillah, Pemprov Jatim telah memberikan izin untuk menambah 3.000 ekor sapi. Terima kasih atas dukungan ini. Ini adalah langkah penting untuk mendukung program ketahanan pangan di Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat mendampingi Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meninjau peternakan tersebut, Senin (23/12/2024).

Jejak Perjalanan Gandrung Sewu dari Masa ke Masa

Selain menjadi penghasil susu segar, Banyuwangi juga memanfaatkan produksi susu untuk mendukung program makan bergizi gratis bagi siswa. Program ini akan mulai dijalankan di seluruh sekolah di Banyuwangi pada Januari mendatang.

“Kami berharap produksi susu Banyuwangi dapat menjadi bagian dari program ketahanan pangan, baik di Jawa Timur maupun secara nasional,” tambah Ipuk.

Saat ini, sebanyak 80 persen kebutuhan susu nasional masih dipenuhi melalui impor. Jawa Timur sendiri menyumbang 60 persen dari total produksi susu nasional.

“Upaya untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri sangat penting. Kerja sama dengan Australia Barat akan mendukung kebutuhan susu di Jatim, dan sapi-sapi tambahan dijadwalkan tiba pada Februari mendatang,” terang Pj. Gubernur Adhy Karyono.

Produksi Susu Modern di Banyuwangi

Peternakan PT. Bumi Rojo Koyo kini memiliki 2.500 ekor sapi, dengan 1.100 di antaranya aktif memproduksi susu setiap hari. Setiap sapi menghasilkan rata-rata 28–30 liter susu per hari, sehingga total produksi mencapai sekitar 42 ribu liter atau 32 ton per hari.

“Susu yang kami produksi dikirim dalam bentuk fresh milk ke beberapa perusahaan besar seperti Indolakto dan Greenfield, serta beberapa KUD di Jawa Timur. Kami juga memproduksi susu siap minum, meskipun masih dalam skala terbatas,” kata Manajer Operasional PT. Bumi Rojo Koyo, Arif Gunawan.

Rumah Hunian Korban Banjir Bandang Kalibaru Wetan Banyuwangi Resmi Ditempati

Peternakan ini dikelola dengan konsep modern farm. Limbah cair diolah untuk keperluan flushing, sementara limbah padat dimanfaatkan menjadi pupuk untuk lahan pertanian perusahaan seluas 40 hektare.

Upaya Banyuwangi dalam meningkatkan produksi susu segar tak hanya mendukung kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional. Dengan manajemen modern dan dukungan pemerintah, Banyuwangi semakin mengukuhkan perannya sebagai salah satu sentra produksi susu utama di Indonesia.

Artikel Terkait