Banyuwangi Raih Tiga Penghargaan Inotek Award 2025 Berkat Program Inovatif Berkelanjutan

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 13 November 2025, 20:59 WIB
INOVASI: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menyerahkan penghargaan kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Surabaya, Kamis (13/11/2025). Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi Banyuwangi yang berdampak dan berkelanjutan.
INOVASI: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menyerahkan penghargaan kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Surabaya, Kamis (13/11/2025). Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi Banyuwangi yang berdampak dan berkelanjutan.

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan publik yang inovatif. Pada ajang Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) 2025 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Banyuwangi berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Kamis (13/11/2025) di Surabaya. Apresiasi ini diberikan atas inovasi daerah yang dinilai berdampak nyata dan berkelanjutan.

Bupati Ipuk menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Banyuwangi untuk terus berinovasi.

“Terima kasih kepada Pemprov Jatim atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk terus menghadirkan inovasi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ipuk.

Banyuwangi Gelar BMX Supercross 2025, Ajang Internasional Masuk Agenda Resmi UCI

Tiga Inovasi Unggulan Banyuwangi

  • Kanggo Riko, Juara 2 Inovasi Daerah

Kanggo Riko, yang berarti “Untuk Anda”, merupakan program pemberdayaan ekonomi rumah tangga miskin, terutama perempuan kepala keluarga. Program ini menjadi long-tail keyword penting terkait inovasi pemberdayaan ekonomi Banyuwangi.

Saat ini sudah ada 8.788 penerima manfaat yang sekaligus terfasilitasi BPJS. Program ini membantu keluarga penerima agar lebih mandiri dan memiliki akses perlindungan sosial.

  • Klik Sekati, 15 Besar Inovasi Teknologi

Program Klinik Kesehatan Ikan dan Lingkungan (Klik Sekati) dari Dinas Perikanan Banyuwangi menawarkan solusi digital berbasis website dan aplikasi mobile. Melalui inovasi ini, ekosistem perikanan dapat dipantau secara lebih akurat, mulai dari kesehatan ikan hingga kualitas lingkungan perairan.

  • Janji Cinta, Juara 2 Agribisnis

Banyuwangi Hadirkan Dokter Spesialis di Puskesmas, Perkuat Layanan Kesehatan

Program Janji Cinta, kependekan dari jajanan Jelly Inovatif kaya Collagen aktivator, vitamIN, proteIN, Trace mineral dan Antioksidan, digagas oleh tim RSUD Blambangan. Inovasi ini mengintegrasikan aspek kesehatan, ekonomi desa, dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan daun kelor sebagai superfood.

Warga desa memperoleh bibit tanaman kelor yang kemudian hasil panennya dibeli rumah sakit seharga Rp6.000 per kilogram. Daun kelor ini diolah menjadi jeli bernutrisi tinggi, sebagian dialokasikan untuk pasien anak penderita gizi buruk serta ibu hamil anemia, dan sebagian lainnya dijual sebagai produk bergizi.

AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern, Tingkatkan Keamanan Penerbangan di Bandara Banyuwangi

Kepala Instalasi Farmasi RSUD Blambangan sekaligus Ketua Tim Inovasi, Apt. Ari Kurnianingsih, menjelaskan bahwa program ini bukan hanya soal inovasi kesehatan, tetapi juga peningkatan ekonomi warga.

“Ada sekitar 500 bibit kelor yang kita bagikan ke warga desa, lalu daunnya kita beli dan kita olah menjadi produk superfood kesehatan seperti jeli. Selain fokus pada inovasi kesehatan, kami juga berusaha memberdayakan masyarakat desa, menambah penghasilan khususnya para ibu-ibu,” ujarnya.

Artikel Terkait