Banyuwangi Lakukan Penyesuaian Penghentian PPKM Secara Bertahap

BanyuwangiNet– Pemerintah Pusat memutuskan menghentikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Covid-19. Ini tertuang dalam Inmendagri Nomor 53 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 pada Masa Transisi Menuju Endemi. Terkait kebijakan tersebut Pemkab Banyuwangi akan melakukan penyesuaian aturan secara bertahap.
“Mendagri menginstruksikan kepala daerah untuk tetap dapat mengendalikan penyebaran Covid-19 dan mencegah terjadinya lonjakan kasus. Karena itu diperlukan masa transisi menuju kondisi masa endemi dengan strategi proaktif, persuasif, terfokus, dan terkoordinasi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat mengikuti Rakor Penjelasan Pencabutan PPKM Secara Virtual oleh Kemendagri RI di Ruang Rapat Rempeg Jogopati, Senin (2/1/2023).
Ritual Kelulusan Penari Gandrung Banyuwangi Tuai Decak Kagum Wisatawan
Di Banyuwangi saat ini jumlah konfirmasi Covid-19 harian berada di angka 17. Berdasarkan Data tersebut, Ipuk mengatakan Banyuwangi dapat mengendalikan persebaran Covid-19 karena jauh di bawah kemampuan dan kapasitas rumah sakit. “Berkat kerjasama berbagai pihak situasi pandemi Covid-19 dapat terkendali, sehingga pemulihan ekonomi dapat berjalan cepat,” tutur Ipuk.
Ribuan Warga Kawasan Hutan dan Perkebunan Manfaatkan Layanan Adminduk di Camping Embun Banyuwangi
Walaupun PPKM telah dicabut, Ipuk menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. “Bagi yang sakit tetap menggunakan masker. Bagi yang masih dosis primer, bisa melanjutkan ke dosis kedua dan booster. Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi,” imbaunya.
Kemendagri juga menginstruksi kepala daerah untuk mencabut peraturan daerah, peraturan kepala daerah, dan kebijakan lainnya yang memberikan sanksi bagi pelanggar PPKM. Selanjutnya, kepala daerah diminta memberikan rekomendasi izin keramaian dengan sangat selektif bagi setiap kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan. ”Semoga dengan dicabutnya peraturan kian meningkatkan geliat ekonomi bagi masyarakat,” harap Ipuk.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, menjelaskan strategi transisi pandemi menjadi endemi akan lebih banyak melibatkan partisipasi masyarakat. “Secara bertahap kami akan menurunkan intervensi pemerintah dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Masyarakat tetap dianjurkan untuk menggunakan masker, dan vaksin booster,” jelas Amir.