Banyuwangi Jadi Pembuka Geopark Run Series 2026, Dorong Sport Tourism Ijen

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 23 Mei 2026, 16:06 WIB
1000860744
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menghadiri peluncuran Geopark Run Series 2026/2027.

BanyuwangiNet.com – Kementerian Pariwisata Republik Indonesia terus mendorong pengembangan kawasan geopark di Indonesia, termasuk Geopark Ijen di Banyuwangi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penyelenggaraan Geopark Run Series 2026/2027, dengan Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pembuka ajang sport tourism nasional tersebut.

Peluncuran Geopark Run Series dilakukan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Jakarta, Jumat (22/5/2026), yang turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Selain Banyuwangi, rangkaian event lari tersebut juga akan digelar di kawasan geopark lain seperti Minang, Ciletuh, dan Belitong. Seri pembuka bertajuk Ijen Geopark Run dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus 2026 di Banyuwangi.

Ajang tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari penguatan sektor sport tourism sekaligus promosi potensi kawasan Geopark Ijen kepada wisatawan domestik maupun internasional.

Banyuwangi dipilih sebagai titik awal karena dinilai memiliki kesiapan destinasi wisata, infrastruktur pendukung, serta pengalaman panjang dalam menggelar event olahraga berskala nasional hingga internasional.

Menpar Widiyanti mengatakan, Geopark Run Series menjadi langkah strategis dalam mengembangkan sport tourism berbasis kawasan geopark di Indonesia.

“Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan sport tourism di Indonesia,” ujar Widiyanti.

Kisah PPPK Abdurrahman Lari 52 Km Tunaikan Nazar, Ipuk: Cermin Dedikasi ASN

Menurutnya, konsep Geopark Run Series mengintegrasikan olahraga lari dengan promosi destinasi wisata alam serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Sport tourism menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar bagi Indonesia. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan ini juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor akomodasi, kuliner, hingga UMKM,” katanya.

Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi sebagai tuan rumah pembuka Geopark Run Series 2026/2027.

“Terima kasih atas kepercayaan Menpar. Tentu ajang ini menjadi kesempatan bagi Banyuwangi untuk semakin memperkenalkan potensi sport tourism dan kekayaan alam daerah kepada khalayak luas,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, Banyuwangi selama ini aktif mengembangkan sport tourism melalui berbagai agenda olahraga berbasis wisata. Sejumlah event rutin digelar, mulai dari lomba lari, balap sepeda internasional, hingga olahraga petualangan di kawasan alam.

Salah satu event yang sebelumnya sukses digelar adalah Ijen Green Trail Run 2025. Selain itu, pengembangan sport tourism juga dilakukan di berbagai site Geopark Ijen lainnya, termasuk kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

Di kawasan tersebut telah digelar sejumlah event seperti Duathlon Alas Purwo, Alas Purwo Jungle Run, hingga Alas Purwo Geopark Green Run.

“Tidak hanya lari, kami juga mengembangkan sport tourism lain seperti sepeda downhill hingga ajang balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen yang digelar di kawasan Geopark Ijen,” kata Ipuk.

Ribuan Pelari Telusuri Landmark City Tour di Banyuwangi Healthy Run 2022

Ketua Pelaksana Geopark Run Series 2026/2027, Ihsan Ramadhi Putra, menjelaskan Ijen Geopark Run akan menjadi seri pertama dalam rangkaian event tersebut.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 22 Mei hingga 19 Juli 2026. Sementara pengambilan race pack collection (RPC) dijadwalkan pada 21-22 Agustus 2026 dan race day berlangsung pada 23 Agustus 2026 di Banyuwangi.

Setelah Banyuwangi, rangkaian Geopark Run Series akan berlanjut ke Minang Geopark Run pada 1 November 2026, kemudian Ciletuh Geopark Run pada 17 Januari 2027, dan Belitong Geopark Run pada 18 April 2027.

Artikel Terkait