Banyuwangi Festival 2023 Bulan Maret

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 5 Maret 2023, 12:03 WIB
IMG_20220312_134315_051
Banyuwangi Festival 2023 Bulan Maret
Banyuwangi Festival 2023 Bulan Maret

BanyuwangiNet.com – Kalender event tahunan “Banyuwangi Festival” 2023 telah resmi diluncurkan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, 4 Februari 2023. Terdapat 55 event atraktif yang akan digelar sepanjang tahun ini.

Banyuwangi Festival 2023 Bulan Maret

Festival Cokelat Glenmore

Banyuwangi Festival 2023 bulan Maret diawali dengan Festival Cokelat Glenmore digelar selama dua hari, yakni pada 11-12 Maret 2023. Festival ini menjadi pesta cokelat di salah satu daerah penghasil coklat terbaik di dunia.

Festival Cokelat Glenmore diisi dengan berbagai ajang. Sebut saja beberapa di antarnya, lomba kuliner berbahan cokelat, edukasi soal cokelat dan kakao, serta pertunjukan olah kakao menjadi cokelat siap santap. Semua hal yang berkaitan dengan coklat ada di festival ini.

Para pengunjung dapat mencicip cokelat berkualitas terbaik di Doesoen Kakao yang berada di kawasan Perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII Kendeng Lembu, Kecamatan Glenmore.

Perkebunan Kendeng Lembu selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kakao terbaik di Indonesia, bahkan di dunia. Salah satu jenis kakao yang ditanam di sana adalah Kakao Edel. Kakao ini dikenal luas di dunia dengan sebutan Java Cocoa.

Pengunjung festival juga dapat menjelajah sebagian wilayah perkebunan kakao di Doesoen Kakao. Luasan lahan tersebut sekitar 600 hektare dan mampu memproduksi 300 ton kakao kering setiap tahunnya.

Mayoritas kakao di sana diekspor ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Italia, Prancis, Jerman, dan Jepang.

Cerita Siswa Penerima Bantuan Uang Saku Sekolah Banyuwangi, Bukan Sekadar untuk Uang Jajan Tapi juga untuk Membantu Orang Tua

Festival ini sebagai wadah edukasi tentang cokelat kepada masyarakat. Tak menutup kemungkinan, banyak masyarakat masih salah paham soal cokelat asli.

Masih banyak orang yang mengira bahwa cokelat susu siap makan yang dijual di swalayan merupakan cokelat asli. Padahal camilan itu sudah ditambah dengan berbagai bahan, termasuk pemanis seperti gula dan susu krimer.

Selain itu, pemkab juga berharap Festival Cokelat Glenmore akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di bidang kakao dan cokelat. Warga bisa berbisnis cokelat  berbekal ilmu pengolahan yang didapat selama festival berlangsung.

Untuk saat ini, peluang usaha dari komoditas cokelat masih cukup menjanjikan. Soalnya, bahan cokelat bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman.

Banyuwangi Street Food Festival

Banyuwangi Festival 2023 bulan Maret berikutnya adalah Banyuwangi Street Food Festival digelar selama Bulan Ramadan. Pencinta kuliner wajib datang ke pasar-pasar takjil yang tersebar di tiap kecamatan untuk berburu camilan dan makanan lezat dalam festival itu.

Aneka jajanan khas menu berbuka bisa dibeli pada festival tersebut. Termasuk kuliner khas Banyuwangi yang cocok disantap setelah seharian berpuasa. Bukan hanya muslim, warga nonmuslim juga banyak yang datang ke festival tersebut sekadar untuk berburu kuliner khas yang hanya bisa ditemui saat Bulan Puasa.

Banyuwangi Street Food Festival digelar untuk menggeliatkan perekonomian, khususnya di sektor kuliner. Para menjual makanan yang mayoritas adalah warga lokal dapat meraih berkah karena larisnya dagangan selama festival berlangsung.

Di tiap lokasi street food, puluhan atau bahkan ratusan usaha mikro kecil menengah (UMKM) hadir memberi pilihan berbagai menu. Sebut saja di antaranya aneka jenis kolak, kue bakiak, patola, dan berbagai makanan berat.

Bulan Ini Banyuwangi Suguhkan Dua Event Kuliner, Mulai Aneka Cokelat Hingga Kuliner Jalanan

Street food festival dikunjungi oleh ribuan orang tiap harinya. Petugas mengatur tempat berjualan masing-masing UMKM agar pengunjung tak perlu berdesakan dan dapat berbelanja secara nyaman. Berbeda dengan pasar takjil di banyak daerah lain, pedagang street food festival juga banyak yang menyediakan pembayaran nontunai dengan QRIS.

Lokasi steet food festival bisa berjumlah lebih dari satu di tiap kecamatan. Di Kecamatan Banyuwangi, festival ini digelar di sekitar sepuluh titik. Petugas menentukan lokasi festival agar tak menganggu lalu lintas dan tak menutup pertokoan di sekitar lokasi.

Untuk memastikan jajanan dan makanan yang dijual pedagang bermutu, Pemkab Banyuwangi menerjunkan tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) untuk memeriksa keamanan makanan di pasar takjil.

Pemkab juga rutin mengimbau para pedagang agar menjaga kualitas bahan, proses pengolahan, hingga penyajiannya agar makanan-minuman yang dijual higenis.

Artikel Terkait