Angkat Usaha Warga Miskin Desa, Banyuwangi Salurkan Ribuan Bantuan Alat Usaha

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 27 Oktober 2022, 11:09 WIB
IMG-20221019-WA0070

Pemulihan ekonomi arus bawah, Banyuwangi salurkan ribuan bantuan alat usaha.

Angkat Usaha Warga Miskin Desa, Banyuwangi Salurkan Ribuan Bantuan Alat Usaha
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat Banyuwangi salurkan ribuan bantuan alat usaha.

BanyuwangiNet-Program peningkatan ekonomi arus bawah dilakukan secara simultan oleh Pemkab Banyuwangi. Selain berbagai program melalui UMKM Naik Kelas, Banyuwangi juga mengangkat usaha warga miskin dengan bantuan alat usaha melalui program “Kanggo Riko”. Sejak awal program ini digulirkan hingga saat ini, telah ribuan bantuan alat usaha disalurkan pada Rumah Tangga Miskin (RTM).

Kanggo Riko dalam bahasa setempat berarti ”Untuk Anda”. Program penguatan ekonomi ini diperuntukkan pada RTM yang sedang merintis usaha atau berniat meningkatkan usahanya. Tiap RTM mendapatkan Rp 2,5 Juta, disesuaikan dengan kebutuhan usahanya.

“Dalam program UMKM Naik Kelas juga ada bantuan alat usaha. Kanggo Riko diutamakan untuk warga miskin di desa-desa agar bisa merintis usaha. Atau warga miskin yang sudah memiliki usaha, dan ingin meningkatkan usahanya,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Gandrung Banyuwangi Goes to London, Bupati Ipuk: Kesempatan Menambah Wawasan

“Bantuannya memang bukan berupa uang, melainkan berupa alat usaha agar tepat peruntukannya. Jadi misal ada warga yang ingin jual pentol, kita bantu dengan diberi blender, kompor hingga etalase jadi bisa jualan di rumah,” tambah ipuk.

Tahun ini Banyuwangi menyalurkan bantuan alat usaha pada 1118 warga yang masuk kategori RTM di 43 desa dari 23 kecamatan.

“Program ini dalan rangka pengentasan kemiskinan dan peningkatan pendapatan keluarga miskin. Tahun depan akan kita tambah dan perluas,” ujar Bupati Ipuk.

Ditambahkan Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banyuwangi Ahmad Faishol, program ini telah berjalan sejak 2018.

“Sejak 2018 hingga saat ini telah 5118 warga yang menerima bantuan dari program ini. Total anggaran yang dikeluarkan sejak 2018 sebesar Rp 13,8 milyar,” kata Faishol.

Gandrung Sewu Banyuwangi Kembali Hadir, Angkat Tema “Sumunare Tlatah Blambangan”

“Pemkab melalui pemerintah desa menyasar RTM yang berada pada Data Terbantu Kesejahteraan Sosial (DKTS). ADD selain untuk infrastruktur juga berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti program kanggo riko ini,” jelas Faishol.

Salah seorang penerima program Kanggo Riko, Sumenah (78), mengaku senang mendapat bantuan dari program ini. “Saya jualan gorengan menjajakan gorengan ke warung-warung. Dulu saya masih pakai tungku. Alhamdulillah dibantu kompor, etalase, dan alat-alat lainnya, jadi bisa jualan sendiri di depan rumah,” tutur Sumenah.

Hal yang sama diutarakan penerima lainnya, Cahyat (64), yang bekerja jasa bengkel. “Alhamdulillah diberi banyak bantuan keperluan sparepart dan oli. Selain itu juga alat yang memadai,” kata Cahyat.

Selain Kanggo Riko, Banyuwangi  juga memiliki berbagai program peningkatan ekonomi arus bawah, seperti penciptaan wirausahawan baru, ongkir gratis untuk UMKM, jemput bola perizinan usaha mikro, dan sejumlah program infrastruktur padat karya, dan lainnya yang sudah berjalan.

Artikel Terkait