Serahkan SK 14 Kepala SMP, Ipuk Minta Sekolah Banyuwangi Perkuat Pendidikan Karakter

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 29 Oktober 2026, 22:18 WIB
1001155646
Bupati Ipuk menyerahkan SK kepada Kepala Sekolah baru jenjang SMP.

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan surat keputusan (SK) penugasan kepada 14 kepala sekolah baru jenjang SMP. Ia meminta para kepala sekolah memperkuat pendidikan karakter, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa, serta membangun tim kerja yang solid.

Penyerahan SK berlangsung di Aula Rempeg Jogopati, Banyuwangi, Rabu (28/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ipuk menegaskan, pendidikan karakter harus menjadi bagian penting dari kepemimpinan di sekolah, seiring meningkatnya tantangan teknologi dan persoalan sosial yang dihadapi anak-anak.

“Tugas Bapak dan Ibu tidak mudah. Di tengah perubahan teknologi dan tantangan sosial, sekolah tidak boleh lagi hanya menjadi tempat mentransfer pengetahuan, melainkan mampu membentuk karakter siswa melalui pendidikan yang tepat dan menjadi tempat yang aman serta nyaman bagi anak didik,” jelas Ipuk, Kamis (29/10/2026).

Menurut Ipuk, tantangan pendidikan yang semakin kompleks menuntut kepala sekolah tidak hanya berfokus pada capaian akademik. Kepala sekolah juga harus peka terhadap kebutuhan siswa, mampu mendeteksi persoalan sejak dini, serta membangun budaya sekolah yang mendukung tumbuh kembang anak.

Ipuk menyampaikan empat strategi kepemimpinan yang perlu diterapkan para kepala sekolah.

Pertama, membangun sistem dan tata kelola sekolah yang efektif. Kepala sekolah harus mampu menciptakan pola kerja yang berjalan baik sekaligus memberikan ruang bagi guru dan tenaga kependidikan untuk berinisiatif.

Kedua, membangun tim yang solid dan saling mendukung. Menurut Ipuk, seluruh elemen sekolah perlu terlibat dalam menciptakan lingkungan yang peduli terhadap kondisi siswa.

“Ajak semua elemen untuk peduli dan peka terhadap tanda-tanda awal persoalan anak, serta bangun saluran komunikasi yang baik,” katanya.

Ketiga, menetapkan standar mutu yang tinggi dan memberikan keteladanan. Kepala sekolah diharapkan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Keempat, kepala sekolah harus terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan tidak hanya mengandalkan laporan dari balik meja. Mereka juga perlu membuka ruang komunikasi dengan siswa maupun guru untuk mengetahui kondisi sekolah secara nyata.

“Yang keempat, kepala sekolah jangan hanya bekerja di balik meja atau mengandalkan laporan, tetapi aktif turun langsung proses pembelajaran, dan membuka ruang komunikasi dengan siswa maupun guru,” tegasnya.

Pemkab Banyuwangi Gandeng BSI Perkuat Pengentasan Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Kesehatan

Ipuk berharap 14 kepala sekolah yang baru menerima SK dapat menerapkan empat strategi tersebut secara nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing sekolah.

“Bukan hanya memahami strategi itu sebagai teori, tetapi menjadikannya panduan nyata untuk memajukan sekolah masing-masing,” sambungnya.

Pemkab Banyuwangi Gandeng Astra, 10 SD Negeri Dapat Pembinaan Pendidikan Selama Lima Tahun

Penyerahan SK tersebut juga dihadiri para camat dari wilayah kerja kepala sekolah yang baru ditugaskan. Kehadiran para camat diharapkan memperkuat kolaborasi antara satuan pendidikan dan pemerintah kecamatan, terutama dalam menangani persoalan yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.

“Harapannya, lebih memperkuat koordinasi antara sekolah dan pemerintah kecamatan, terutama ketika muncul persoalan yang membutuhkan penanganan bersama,” ujar Ipuk.

Artikel Terkait