Bupati Banyuwangi Jamin Pendidikan Anak Dua Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 17 September 2026, 21:10 WIB
WhatsApp Image 2026-09-17 at 19.42.02
Bupati Ipuk berbincang dengan Istri Harjo, Eny Tri Widayati, dan dua anaknya.

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengunjungi keluarga dua warga Banyuwangi yang masih hilang setelah KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Laut Jawa.

Kedua warga tersebut adalah Soni Marta Andika (40), warga Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, dan Ponco Budi Raharjo (46), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, yang akrab disapa Harjo.

Keduanya bekerja sebagai sopir dan kernet sebuah truk bermuatan paket yang menjadi bagian dari muatan KM Virgo Transport 8. Kapal tersebut mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).

Ipuk mengunjungi kediaman keluarga Soni dan Harjo secara bergantian pada Kamis (17/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ipuk berbincang dengan istri dan anak-anak korban sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang masih menunggu hasil pencarian.

“Kami merasa prihatin atas kejadian ini. Tentu karena saat ini proses pencarian masih berjalan, kami berdoa semoga prosesnya dimudahkan,” ungkap Ipuk.

Selain menanyakan kondisi keluarga, Ipuk turut memastikan pendidikan anak-anak Soni dan Harjo tetap berlanjut. Ipuk bahkan sempat berbincang langsung dengan anak-anak kedua korban.

Soni memiliki dua anak yang masih menempuh pendidikan. Firdan Maulana (8) duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI), sedangkan Firman Eka Putra (17) bersekolah di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sementara Harjo memiliki dua anak kembar, Safira Niken Raharja dan Tiara Niken Raharja, yang masing-masing berusia 19 tahun. Keduanya saat ini menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Jember.

Ipuk mengatakan, Pemkab Banyuwangi akan membantu memastikan anak-anak kedua korban tetap dapat melanjutkan pendidikan meski keluarga mereka tengah menghadapi situasi sulit.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi InsyaAllah akan membantu agar mereka tetap bisa sekolah dan berkuliah,” katanya.

Menurut Ipuk, Pemkab Banyuwangi memiliki sejumlah program yang dapat digunakan untuk mendukung pendidikan anak-anak korban.

Anak-anak Soni yang masih bersekolah dapat diarahkan untuk mendapatkan dukungan melalui program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh). Sementara itu, Safira dan Tiara yang sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi dapat memperoleh dukungan melalui program Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif.

Kedua program tersebut merupakan bagian dari program beasiswa Pemkab Banyuwangi untuk mahasiswa.

Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam, Warga Banyuwangi Ditemukan Selamat

Ipuk mengatakan, Soni dan Harjo selama ini menjadi tulang punggung keluarga masing-masing. Istri kedua korban tidak bekerja dan sehari-hari menjadi ibu rumah tangga.

Belum ditemukannya Soni dan Harjo dalam proses pencarian membuat keluarga mereka menghadapi kesulitan, termasuk dari sisi ekonomi. Karena itu, Ipuk menginstruksikan instansi terkait untuk segera bergerak memberikan bantuan kepada keluarga kedua korban.

Dua Warga Banyuwangi Hilang dalam Tenggelamnya Virgo Transport 8, Keluarga Menanti Kabar

Selain dukungan tersebut, Ipuk berharap proses pencarian Soni dan Harjo dapat segera membuahkan hasil. Keluarga diminta tetap bersabar sembari menunggu perkembangan dari tim pencarian.

“Semoga keluarga tetap diberikan kesabaran dan ketenangan hati,” ujarnya.

Artikel Terkait