Puting Beliung Terjang Purwoharjo Banyuwangi, 10 Rumah Rusak Diterpa Angin Kencang

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 27 Juli 2026, 19:45 WIB
WhatsApp Image 2026-07-27 at 16.59.17
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atapnya.

BanyuwangiNet.com – Angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Minggu (26/7/2026) sore. Bencana tersebut mengakibatkan 10 rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Partana, mengatakan cuaca ekstrem berlangsung lebih dari satu jam. Hujan deras dan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan mereda menjelang pukul 17.00 WIB.

“Ada 10 rumah warga rusak. Rata-rata kerusakannya hanya pada bagian atap yang diterbangkan angin, sehingga masuk kategori kerusakan ringan. Korban jiwa tidak ada, dan tidak ada warga yang mengungsi,” jelas Partana, Senin (27/7/2026).

Merespons kejadian tersebut, BPBD Banyuwangi menerjunkan tim ke lokasi pada Senin pagi untuk melakukan pendataan sekaligus asesmen tingkat kerusakan rumah warga.

Selain itu, petugas juga menyalurkan bantuan darurat berupa lembaran asbes, terpal, paket sembako, serta kebutuhan dasar lainnya guna membantu warga yang terdampak.

“Hari ini, Tim BPBD turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan paket bantuan darurat guna memenuhi kebutuhan dasar dan penanganan cepat bagi para korban terdampak,” terang Partana.

BPBD Banyuwangi saat ini masih melakukan kajian lanjutan dan perhitungan teknis terhadap tingkat kerusakan setiap rumah. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar penyaluran bantuan material bangunan agar proses perbaikan rumah warga dapat segera dilakukan.

KM Genius Alami Patah As Mesin di Perairan Bali, Enam ABK Berhasil Diselamatkan SAR Banyuwangi

Menurut Partana, langkah tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami masing-masing warga.

BPBD Banyuwangi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Selat Bali Berlanjut hingga Agustus 2026, Warga Diminta Waspada

Warga diminta segera melaporkan apabila terjadi kejadian darurat kepada pemerintah desa maupun posko BPBD terdekat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Kami imbau warga tetap waspada dengan potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujar Partana.

Artikel Terkait