Polresta Banyuwangi Edukasi Ribuan Pelajar saat MPLS, Tekankan Bahaya Narkoba dan Keselamatan Lalu Lintas

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 17 Juli 2026, 17:12 WIB
WhatsApp Image 2026-07-17 at 09.47.25 (1)
Sosialisasi personel Polresta Banyuwangi kepada anak-anak sekolah dalam momen MPLS.

BanyuwangiNet.com – Polresta Banyuwangi memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran Baru sebagai momentum untuk memberikan edukasi kepada pelajar mengenai bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, hingga pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan sosialisasi digelar secara serentak di sejumlah sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Banyuwangi. Edukasi disampaikan oleh personel Bhabinkamtibmas, Satuan Lalu Lintas, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas), Satreskrim, serta fungsi pembinaan lainnya sebagai bagian dari upaya preventif Polri dalam membentuk karakter generasi muda.

Materi yang diberikan dikemas secara interaktif agar mudah dipahami para siswa. Selain mengenalkan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum, para pelajar juga dibekali pemahaman mengenai dampak negatif kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polresta Banyuwangi juga mengajak siswa menggunakan media sosial secara bijak, menghindari perundungan (bullying), serta tidak terlibat dalam berbagai tindakan yang melanggar hukum.

Di bidang keselamatan berlalu lintas, para pelajar mendapat edukasi mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI saat menjadi penumpang sepeda motor, serta larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi siswa yang belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hari Pertama Sekolah di Banyuwangi, MPLS Ramah Tekankan Adaptasi dan Sekolah Humanis

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan, mengatakan, kehadiran Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari langkah preventif untuk membangun karakter pelajar sekaligus mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum sejak dini.

“MPLS merupakan momentum yang tepat untuk memberikan pembinaan kepada para pelajar sejak awal memasuki lingkungan sekolah. Melalui edukasi mengenai kenakalan remaja, bahaya narkotika, dan keselamatan berlalu lintas, kami ingin membangun kesadaran hukum serta membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi serta menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Pemkab Banyuwangi Berkomitmen Tidak Ada Anak Putus Sekolah

Kapolresta menegaskan, pembinaan terhadap generasi muda tidak dapat dilakukan oleh Polri saja. Menurutnya, keberhasilan membentuk karakter pelajar membutuhkan kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara Polri, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan kolaborasi tersebut, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta melahirkan generasi Banyuwangi yang cerdas, berkarakter, dan bebas dari pengaruh narkoba maupun perilaku menyimpang,” tambahnya.

Artikel Terkait