Pria dengan Obesitas di Banyuwangi Meninggal, Evakuasi Jenazah Libatkan Damkarmat dan Basarnas

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 13 Juli 2026, 21:23 WIB
WhatsApp Image 2026-07-13 at 16.00.30
Proses pemulangan jenazah penderita obesitas dari Intalasi Kamar Jenazah RSUD Blambangan.

BanyuwaniNet.com – Seorang pria berusia 35 tahun asal Kelurahan Lateng, Banyuwangi, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Blambangan akibat gangguan pernapasan. Almarhum, yang diketahui memiliki berat badan sekitar 200 kilogram, menhembuskan nafas terakhir pada Senin (13/7/2026) pagi.

Proses evakuasi jenazah memerlukan penanganan khusus dengan melibatkan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi serta Basarnas. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Lateng.

Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Damkarmat Banyuwangi, Salam Bikwanto, menjelaskan bahwa almarhum sebelumnya dievakuasi dari rumah menuju RSUD Blambangan pada Sabtu (11/7/2026) sore setelah mengalami sesak napas.

Proses pemindahan pasien dari dalam rumah menuju kendaraan saat itu juga membutuhkan teknik evakuasi khusus menggunakan peralatan vertical rescue karena kondisi fisiknya.

Setelah menjalani perawatan selama sekitar dua hari, petugas menerima informasi bahwa pasien telah meninggal dunia sehingga kembali diterjunkan untuk membantu proses evakuasi jenazah.

“Petugas yang berangkat ada delapan anggota Damkarmat dan delapan anggota Basarnas. Evakuasi dari rumah sakit juga dibantu oleh warga,” ujar Salam Bikwanto.

Kini RSUD Blambangan Ada Poli Eksekutif, Didukung 19 Dokter Spesialis

Di RSUD Blambangan, petugas bersama warga memindahkan jenazah dari ranjang di depan ruang jenazah ke peti berukuran khusus yang telah disiapkan di atas bak mobil pikap. Selanjutnya, jenazah dibawa menuju rumah duka sebelum dimakamkan.

Dalam proses pemakaman, tim juga menyiapkan sejumlah peralatan vertical rescue, seperti tali karmantel, tripod, dan katrol. Peralatan tersebut digunakan untuk membantu proses pemindahan jenazah secara aman mengingat kondisi fisik almarhum.

Mulai 1 Juni 2026, RSUD Blambangan Banyuwangi Buka Layanan Kemoterapi Bagi Peserta BPJS Kesehatan

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum dibawa ke rumah sakit almarhum sempat mengalami kram pada kaki dan terjatuh. Kondisinya kemudian disertai sesak napas sehingga memerlukan penanganan medis.

“Iya, sebelumnya dia sesak napas. Lalu dibawa ke RSUD,” ujar salah seorang kerabat almarhum di Kamar Jenazah RSUD Blambangan.

Artikel Terkait