Libur Panjang Idul Adha 2026: Hotel di Banyuwangi Penuh, Kunjungan ke Destinasi Wisata Meningkat

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 5 Juni 2026, 20:34 WIB
1000850232
Villa Solong salah satu penginapan yang full booking pada liburan panjang akhir pekan lalu.

BanyuwangiNet.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama masa libur panjang Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila. Selama periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026, Hotel di Banyuwangi penuh dan destinasi wisata dipenuhi wisatawan.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Banyuwangi tercatat mencapai 90.968 orang. Dari total kunjungan tersebut sebanyak 89.870 merupakan wisatawan nusantara, sedangkan 1.098 lainnya merupakan wisatawan mancanegara.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan apresiasi atas tingginya minat wisatawan yang kembali memilih Banyuwangi sebagai tujuan liburan.

“Kami bersyukur, Banyuwangi tetap menjadi jujugan wisatawan di setiap momen libur panjang. Banyuwangi akan terus berupaya menyajikan pelayanan yang semakin baik di semua destinasi,” kata Ipuk, Jumat (5/6/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Banyuwangi, Hartono, mengatakan, hampir seluruh destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan selama libur panjang tersebut. Dampaknya juga dirasakan oleh sektor perhotelan dan transportasi yang mencatat peningkatan aktivitas signifikan.

“Libur Idul Adha membawa berkah bagi Banyuwangi. Tercatat hampir semua destinasi selalu ramai. Hotel dan penginapan juga kebanjiran tamu,” ujar Hartono.

Berdasarkan data Disbudpar, Pantai Pulau Merah menjadi destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi, yakni mencapai 11.589 wisatawan. Pantai yang terkenal dengan panorama matahari terbenam tersebut masih menjadi salah satu ikon wisata unggulan Banyuwangi.

Di posisi berikutnya terdapat De Djawatan yang mencatat 11.027 pengunjung. Kawasan wisata yang dikenal dengan deretan pohon trembesi raksasa itu terus menjadi favorit wisatawan untuk berfoto dan menikmati suasana alam yang unik.

Sementara itu, Pantai Marina Boom dikunjungi 8.824 wisatawan, disusul Banyuwangi Park sebanyak 6.000 pengunjung. Adapun Kawah Ijen, salah satu destinasi unggulan Banyuwangi yang mendunia, tercatat menerima 3.664 wisatawan domestik selama periode tersebut.

Meningkatnya jumlah wisatawan turut berdampak pada tingkat hunian hotel dan penginapan di Banyuwangi. Sejumlah akomodasi bahkan mencatat okupansi hingga 100 persen selama libur panjang.

Sales Manager Aston Banyuwangi, Sari, mengungkapkan permintaan kamar meningkat tajam sejak awal periode libur.

“Peningkatannya signifikan. Pesanan kamar sudah full sejak 28-31 Mei,” katanya.

Kondisi serupa juga terjadi di Villa Solong yang menawarkan panorama Selat Bali. Seluruh kamar di penginapan tersebut terisi penuh oleh wisatawan dari luar daerah.

“Semua kamar penuh mulai 28-31 Mei. Dan semua tamu kami dari luar kota,” ujar Executive Marketing Villa Solong, Imam Solehan.

Tradisi Sakral Suku Osing, Seblang Bakungan Kembali Digelar; Jadi Magnet Wisatawan

Lonjakan wisatawan juga tercermin dari meningkatnya mobilitas penumpang kereta api di wilayah Banyuwangi selama masa liburan. Data KAI Daop 9 Jember mencatat sebanyak 77.508 penumpang melakukan perjalanan melalui stasiun-stasiun di Banyuwangi pada periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 38.045 penumpang berangkat dan 39.463 penumpang datang.

Jumlah tersebut melampaui mobilitas penumpang di wilayah Jember yang mencatat 67.032 penumpang, Probolinggo sebanyak 8.405 penumpang, Lumajang 4.105 penumpang, serta Pasuruan yang mencapai 4.046 penumpang.

Jalin Overland Expedition Jelajahi Banyuwangi, Angkat Potensi Wisata ke Tingkat Nasional

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyebut angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan wilayah lain di bawah operasional Daop 9.

“Jumlah ini merupakan yang tertinggi di seluruh wilayah KAI Daop 9,” ujarnya.

Artikel Terkait