Ruko Dua Lantai di Pasar Tegaldlimo Banyuwangi Terbakar, Kerugian Diperkirakan Capai Rp850 Juta

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 28 Mei 2026, 20:31 WIB
WhatsApp Image 2026-05-28 at 07.22.48
Kebakaran yang melanda sebuah ruko dua lantai di Pasar Tegaldlimo.

BanyuwangiNet.com – Sebuah ruko dua lantai di kawasan Pasar Tegaldlimo, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, terbakar pada Kamis pagi (28/5/2026). Kebakaran yang terjadi saat pagi hari itu menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp850 juta.

Api pertama kali diketahui oleh pemilik ruko, Ma’mun Hadi (59), sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu ia datang ke lokasi untuk mematikan lampu di bangunan yang selama ini tidak digunakan tersebut. Namun setibanya di lokasi, api sudah terlihat membakar bagian dalam ruko.

“Setiba di ruko tersebut, sudah ada api di dalam ruko,” ujar Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Salam Bikwanto.

Kepulan asap pekat dan kobaran api terlihat dari bagian tengah bangunan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan.

Tak lama kemudian, warga berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Laporan kebakaran kemudian diterima Dinas Damkarmat Banyuwangi. Regu pemadam dari sektor Bangorejo langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan.

“Setiba di lokasi segera dilakukan penyemprotan api pada bagian ruang depan, tengah, kamar, dan dapur belakang,” jelas Salam.

Simulasi Kebakaran Kapal di Selat Bali, Uji Kesiapan Keselamatan Penyeberangan Jelang Harhubnas 2025

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar pasar. Setelah kobaran utama berhasil dipadamkan, tim melanjutkan proses pendinginan di seluruh area bangunan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan mencegah kebakaran kembali muncul.

“Setelah api utama padam, tim melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersembunyi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyalaan ulang,” tegasnya.

Tim investigasi Damkarmat kemudian melakukan pemeriksaan di titik awal kebakaran untuk mengidentifikasi penyebab kejadian sekaligus memastikan tidak ada potensi bahaya lain yang mengancam keselamatan warga.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada panel listrik di ruang penjualan.

“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik pada panel listrik bagian ruangan penjualan,” terang Salam.

Sapi Kurban Lepas dan Masuk Showroom Mobil di Banyuwangi

Percikan api kemudian menyambar material yang mudah terbakar seperti plastik dan gulungan kabel, sehingga api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.

Selain merusak bangunan dua lantai, kebakaran juga menghanguskan barang dagangan elektronik dan sejumlah peralatan lainnya.

“Kerugian material termasuk barang dagangan elektronik, bangunan dua lantai, dan barang lainnya diperkirakan mencapai Rp850 juta,” ujarnya.

Artikel Terkait