Jelang Lebaran, 211 Ribu Warga Banyuwangi Terima Bansos Beras dan Minyak
BanyuwangiNet.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sebanyak 211.782 warga Banyuwangi menerima bantuan sosial (bansos) pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Bantuan ini disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dalam bentuk beras dan minyak goreng sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan pokok.
Mudik Lebaran, Banyuwangi Siapkan 10 Pos Kesehatan di Jalur Pemudik
Pada tahap pertama tahun 2026 ini, setiap keluarga penerima bantuan pangan (PBP) mendapatkan:
- 10 kilogram beras
- 2 liter minyak goreng per bulan
Namun, untuk penyaluran kali ini dilakukan secara rapelan dua bulan (Februari–Maret), sehingga total bantuan yang diterima mencapai:
- 20 kilogram beras
- 4 liter minyak goreng
Plt. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi, Puguh Setyo W, menjelaskan kebijakan rapelan ini dilakukan untuk mempercepat distribusi bantuan.
“Karena ini rapelan dua bulan, maka masing-masing PBP akan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Wamenhub Suntana Tinjau Antrean Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk
Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, yang meninjau langsung penyaluran di Kelurahan Penganjuran, berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama keluarga prasejahtera.
“Bantuan ini harapannya tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur keluarga, tetapi juga meminimalkan dampak fluktuasi harga di pasaran,” katanya.
Penyaluran bansos dilakukan melalui Bulog Kantor Cabang Banyuwangi kepada penerima yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial.
Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menyebut distribusi telah dimulai sejak 16 Maret 2026 dan ditargetkan rampung pada 30 April 2026.
“Bantuan sudah kami salurkan di beberapa kelurahan. Selanjutnya menyusul ke wilayah lain, dengan target selesai akhir April,” ujarnya.
Wamenhub Suntana Tinjau Antrean Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk
Penyaluran dilakukan berbasis desa atau kelurahan. Warga penerima dapat mengambil bantuan di balai desa/kelurahan sesuai jadwal dengan membawa:
- KTP
- Kartu Keluarga (KK)
- Surat undangan
Bagi lansia atau warga sakit, pengambilan bantuan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dengan membawa dokumen lengkap.