PCNU Banyuwangi Gelar Silaturahmi Akbar Satukan 1.200 Nahdliyin, Perkuat Konsolidasi Organisasi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 14 Maret 2026, 10:41 WIB
Foto Banyuwangi_20260316_223946_0000

BanyuwangiNet.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi menggelar silaturahmi akbar yang diikuti lebih dari seribu warga nahdliyin, pejabat daerah, dan tokoh masyarakat. Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan dan konsolidasi organisasi NU di Banyuwangi, di halaman kantor PCNU Banyuwangi pada Jumat (13/3/2025).

Silaturahmi akbar itu dihadiri pengurus PCNU, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga pengurus ranting se-Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh politik dan masyarakat.
Layanan Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi Segera Tercover BPJS

Ketua PCNU Banyuwangi Ahmad Turmudi mengatakan kebersamaan di lingkungan Nahdlatul Ulama merupakan kebersamaan yang dilandasi keikhlasan dan tanpa kepentingan tertentu.

“Kebersamaan di Nahdlatul Ulama adalah kebersamaan yang dilandasi keikhlasan, kebersamaan yang berasal dari hati,” kata Turmudi.

Ia mengajak warga NU untuk terus berkhidmah dan mengutamakan kepentingan organisasi dibanding kepentingan pribadi.

“Maka kebersamaan yang absolut ini harus benar-benar kita pahami. Kita harus memahami satu sama lain. Ranting memiliki tugas kewilayahan, MWC juga demikian, begitu pula PCNU. Jika kita saling memahami tugas dan fungsi masing-masing, Insyaallah tidak akan terjadi kegaduhan,” ujarnya.

Pemkab Banyuwangi Ajak Pelaku Wisata Bersiap Sambut Lonjakan Libur Lebaran
Menurut Turmudi, kebersamaan tersebut juga harus diwujudkan dalam bentuk persatuan dan komitmen bersama untuk mengabdi kepada organisasi.

“Pertemuan ini adalah sebuah permulaan. Ke depan, soliditas dan konsolidasi organisasi, dari ranting sampai cabang, akan terus kita lakukan,” tambahnya.

Ia berharap berbagai program NU di Banyuwangi dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Ratusan Personel Gabungan Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Banyuwangi

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono mengapresiasi peran NU dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, NU juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam proses pembangunan.

“NU adalah rumah besar umat, tempat nilai-nilai Islam dijaga dan dirawat dengan penuh kebijaksanaan, dengan keseimbangan antara tradisi dan kemajuan zaman,” ungkap Mujiono.

Ia menilai kekuatan NU di Banyuwangi tidak lepas dari peran pesantren, kiai, santri, dan masyarakat yang terus menjaga tradisi serta merawat kerukunan.

“Inilah yang kita rasakan di Banyuwangi. Ulama dihormati, pesantren dimuliakan, dan nilai-nilai agama menjadi penuntun dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Wabup Banyuwangi Sidak Pasar dan Penggilingan Beras, Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran

Ketua panitia kegiatan, Junaedi, menjelaskan bahwa silaturahmi akbar tersebut diikuti sekitar 1.200 undangan. Peserta terdiri dari kader NU di berbagai tingkatan, lembaga otonom NU, serta undangan dari berbagai kalangan di luar organisasi.

Menurutnya, NU merupakan rumah besar yang terbuka untuk berdialog dengan berbagai pihak demi kemaslahatan umat.

“NU adalah rumah besar yang terbuka untuk berdialog dengan siapa saja demi kemaslahatan umat. Kehadiran Forkopimda, rekan-rekan legislatif, lintas partai, hingga organisasi kepemudaan menunjukkan bahwa semangat ‘Tandang Bareng’ adalah energi untuk membangun Banyuwangi secara bersama-sama,” kata Junaedi.

 

Artikel Terkait