Bupati Banyuwangi Ajak NU Bersinergi dalam Pembangunan Daerah

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 26 Maret 2025, 20:54 WIB
Ipuk secara virtual saat menyapa Pengurus NU Banyuwangi dalam buka bersama di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Senin (24/3/2025).
Bupati Ipuk secara virtual menyapa Pengurus NU Banyuwangi dalam buka bersama di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Senin (24/3/2025).

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus berkolaborasi dalam membangun daerah. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang ada saat ini.

“Berbagai tantangan yang kita hadapi harus kita lihat sebagai peluang untuk terus berinovasi. Insyaallah, dengan dukungan NU, Banyuwangi akan terus mengalami pertumbuhan yang positif,” ujar Ipuk dalam sambutannya secara virtual pada acara buka bersama Pengurus NU Banyuwangi di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Senin (24/3/2025).

Wakil Bupati Banyuwangi Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Ketapang

Bupati Ipuk menyoroti berbagai capaian positif Banyuwangi yang lahir dari semangat gotong royong. Salah satu indikatornya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik dari 73,79 pada tahun 2023 menjadi 74,30 pada tahun 2024.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras kita semua, capaian IPM Banyuwangi melampaui target yang ditetapkan, dengan realisasi mencapai 103,55 persen,” ungkapnya.

Wabup Banyuwangi Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Jelang Lebaran Aman

Peningkatan ini didorong oleh kemajuan di berbagai sektor. Di bidang pendidikan, rata-rata lama sekolah meningkat dari 7,76 tahun menjadi 7,78 tahun, sementara harapan lama sekolah naik dari 13,12 tahun menjadi 13,14 tahun. Di sektor kesehatan, usia harapan hidup masyarakat Banyuwangi juga bertambah dari 73,93 tahun menjadi 74,13 tahun. Selain itu, kesejahteraan masyarakat terlihat dari peningkatan pengeluaran per kapita, yang naik dari Rp 12,82 juta menjadi Rp 13,32 juta per tahun.

Lonjakan Penumpang Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, Puncak Arus Mudik Diprediksi 26-27 Maret

Selain peningkatan IPM, Ipuk juga menyoroti keberhasilan Banyuwangi dalam menekan angka kemiskinan. Persentase penduduk miskin turun dari 7,34 persen pada tahun 2023 menjadi 6,54 persen pada tahun 2024.

“Dukungan dari NU akan semakin memaksimalkan kinerja dan capaian Banyuwangi ke depannya,” tegasnya.

Banyuwangi Siap Sambut Wisatawan dengan Beragam Atraksi Budaya saat Libur Lebaran 2025

Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. Mujiono, yang hadir langsung dalam acara tersebut, turut menegaskan pentingnya peran NU sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh jajaran NU untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi.

“Mari kita tingkatkan komunikasi yang sudah terjalin dengan baik agar lebih produktif lagi,” ujarnya.

Acara buka bersama ini dihadiri oleh jajaran pengurus NU dari tingkat Cabang, Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga Ranting NU. Turut hadir pula pengurus badan otonom NU, seperti Muslimat, IPNU, dan IPPNU, serta sejumlah pengasuh pondok pesantren di Banyuwangi.

Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi, Kiai Sunandi Zubaidi, menegaskan komitmen NU untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Banyuwangi.

“Kita harus solid, satu komando. Tidak boleh terpecah-belah. Bersama, kita bisa memberikan kontribusi nyata bagi Banyuwangi,” tambahnya.

Artikel Terkait