Bocah 8 Tahun di Banyuwangi Tewas Terseret Arus Sungai Pengondangan, Ditemukan 5,5 Km dari Lokasi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 7 Maret 2026, 22:14 WIB
LOKASI TENGGELAM - Lokasi tenggelam bocah berusia 8 tahun di sungai Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (6/3/2026). Korban ditemukan meninggal. (Foto: Tim SAR Gabungan)
LOKASI TENGGELAM - Lokasi tenggelam bocah berusia 8 tahun di sungai Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (6/3/2026). Korban ditemukan meninggal. (Foto: Tim SAR Gabungan)

BanyuwangiNet.com – Seorang anak berusia 8 tahun di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Pengondangan. Korban diketahui bernama AAA, warga Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore.

Korban ditemukan pada Jumat (6/3/2026) malam oleh tim SAR gabungan setelah sebelumnya dilaporkan hanyut di sungai tersebut sejak pagi hari.

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Korban ke sungai bersama bibinya dan seorang sepupu untuk mandi sekaligus mencuci pakaian.

Saat sang bibi mencuci baju di tepi sungai, korban bersama sepupunya bermain air di sekitar pinggiran sungai.

Peringatan Nuzulul Quran di Banyuwangi, Bupati Ipuk Ajak Perkuat Solidaritas

Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, menjelaskan bahwa beberapa saat kemudian sepupu korban tiba-tiba berteriak meminta pertolongan karena Abian terbawa arus.

“Saat itu korban sudah terbawa arus cukup jauh,” kata Budi.

Menyadari kejadian tersebut, sang bibi segera melaporkan kepada ibu korban. Keluarga kemudian kembali ke lokasi bersama warga untuk melakukan pencarian awal

Karena pencarian oleh keluarga dan warga belum membuahkan hasil, kejadian tersebut dilaporkan kepada aparat. Tim SAR gabungan kemudian diterjunkan untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Munculkan Ide Kreatif, Bupati Ipuk Luncurkan Koin Wangi, Kompetisi Inovasi ASN dan Masyarakat Banyuwangi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan tim rescue segera bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Banyuwangi segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan potensi SAR serta keluarga korban guna melaksanakan upaya pencarian di sepanjang aliran sungai,” ujarnya.

Dalam proses pencarian, tim SAR menerima informasi dari warga bahwa korban telah ditemukan di aliran Sungai Pengondangan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 5,5 kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan terseret arus.

ASN Banyuwangi Khataman Al-Qur’an dan Wakaf Ribuan Mushaf saat Peringatan Nuzulul Quran

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup dan seluruh unsur yang terlibat kami kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Oka.

Artikel Terkait