Perahu Berisi 33 ABK Terbalik di Perairan Grajagan Banyuwangi, Dua Tewas dan Dua Hilang

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 20 Juli 2026, 15:33 WIB
WhatsApp Image 2026-07-20 at 10.12.31
Jenazah salah satu korban meninggal dunia dalam musibah kapal terbalik.

BanyuwangiNet.com – Sebuah perahu nelayan yang mengangkut 33 anak buah kapal (ABK) terbalik setelah diterjang ombak besar di perairan Pelawangan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Senin (20/7/2026) dini hari.

Dari total penumpang, 29 ABK berhasil selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, sementara dua ABK lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial Purnomo (69), warga Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, dan Junairi (46), warga Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring. Sementara itu, dua ABK yang hingga kini masih dinyatakan hilang adalah Pendik (34) dan Lukman (25), keduanya warga Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

Kapolsek Purwoharjo, Iptu Agus Suhartono, menjelaskan berdasarkan keterangan para ABK yang selamat, perahu bernama Inovasi sedang dalam perjalanan pulang setelah mencari ikan.

Sekitar pukul 04.00 WIB, kapal hendak membawa hasil tangkapan menuju daratan. Saat melintasi perairan Pelawangan, kondisi laut awalnya relatif tenang. Namun, situasi berubah ketika kapal terbawa arus dan diterjang gelombang besar.

“Tiba-tiba kapal tersebut terbawa arus dan terombang-ambing oleh gelombang, kemudian kapal dihantam ombak besar,” jelas Agus.

Menurutnya, mesin kapal sempat masih menyala, tetapi tidak lama kemudian mati sehingga kapal kehilangan kendali dan akhirnya terbalik.

Saat kapal terbalik, seluruh ABK berupaya menyelamatkan diri dengan berenang. Sebagian lainnya bertahan menggunakan benda-benda yang dapat mengapung, seperti galon dan perlengkapan lainnya.

Dalam proses pencarian awal, dua korban ditemukan mengapung di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

“Dua ABK ditemukan di sekitar perairan tersebut dalam kondisi sudah terapung dan meninggal dunia,” ujar Agus.

Lapas Banyuwangi Gagalkan Dugaan Penyelundupan Sabu dalam Alat Vital Pembesuk Perempuan

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Purwoharjo dan instansi terkait. Aparat segera berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi serta unsur SAR gabungan untuk melakukan pencarian terhadap dua ABK yang masih hilang.

BEC 2026 Angkat Perang Bayu, Harmoni Budaya Lokal Banyuwangi dengan Fashion Kelas Dunia

Jenazah kedua korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi.

“Jenazah langsung diserahkan pada pihak keluarga untuk dilaksanakan prosesi pemakaman,” kata Agus.

Hingga berita ini ditulis, tim Kantor SAR Banyuwangi bersama unsur SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap dua ABK yang belum ditemukan.

Artikel Terkait