KAI Jajaki Rute Baru Kereta Ketapang-Bandung, Perkuat Akses Wisata dan Mobilitas

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 7 November 2025, 19:13 WIB
Pemberangkatan perdana kereta api tersebut berlangsung dari Stasiun Ketapang Banyuwangi menuju Stasiun Malang, Sabtu (1/2/2025).
Pemberangkatan perdana kereta api tersebut berlangsung dari Stasiun Ketapang Banyuwangi menuju Stasiun Malang, Sabtu (1/2/2025).

BanyuwangiNet.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah mengkaji kemungkinan membuka rute baru perjalanan kereta api relasi Ketapang–Bandung. Langkah ini dianggap dapat memperkuat konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat menuju Banyuwangi dan Bandung, dua kawasan wisata unggulan di Indonesia.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum tersedia layanan kereta api langsung yang menghubungkan Banyuwangi dan Bandung. Penumpang masih harus transit, terutama di sejumlah stasiun di Surabaya.

“Dengan peningkatan penumpang yang signifikan dan potensi wisata dua wilayah yang sangat besar, rute ini kami pandang punya prospek kuat,” ujar Cahyo, Jumat (7/11/2025).

Sebagai tahap awal, KAI sedang menggelar survei untuk memetakan kebutuhan dan preferensi calon penumpang. Menurut Cahyo, proses ini penting agar layanan yang disiapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan publik.

TPS 3R Banyuwangi Ubah Sampah Plastik Jadi RDF, Pasok 60 Ton untuk Industri

“Survei ini kami lakukan agar layanan yang disiapkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Masukan publik akan menjadi fondasi penting dalam perencanaan kami,” ungkapnya.

Cahyo menekankan bahwa penjajakan rute baru Ketapang–Bandung merupakan upaya memperluas akses transportasi langsung antara dua kawasan wisata unggulan. Banyuwangi memiliki deretan destinasi terkenal seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, wisata pantai, serta kekayaan budaya. Sementara Bandung dikenal sebagai pusat wisata alam, kuliner, pendidikan, hingga ekosistem fesyen kreatif.

Menurutnya, keterhubungan langsung kedua kota ini berpotensi menciptakan segmen penumpang baru, termasuk wisatawan domestik maupun mancanegara, komunitas traveling, hingga keluarga penikmat perjalanan panoramic.

Festival Ngopi Sepuluh Ewu 2025 Siapkan 1 Kuintal Kopi Robusta untuk Ribuan Pengunjung

“Tidak hanya wisata, rute ini juga akan menjadi stimulus memperkuat konektivitas pendidikan, ekonomi, hingga mobilitas masyarakat pekerja dan pelajar,” tambah Cahyo.

KAI Daop 9 Jember mencatat peningkatan mobilitas masyarakat untuk perjalanan jarak jauh. Pada periode Januari–Oktober 2025, jumlah penumpang berangkat dan tiba meningkat 18 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini menegaskan bahwa kebutuhan mobilitas masyarakat terus berkembang dan KAI menjawab peluang tersebut melalui inovasi layanan,” tutup Cahyo.

Artikel Terkait