Doa Bersama Pemuda Lintas Agama di Banyuwangi, Seruan Persatuan dan Kedamaian

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 3 September 2025, 08:32 WIB
PERSATUAN: Ratusan pemuda lintas agama menggelar doa bersama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi, Selasa malam (2/9/2025).
PERSATUAN: Ratusan pemuda lintas agama menggelar doa bersama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi, Selasa malam (2/9/2025).

BanyuwangiNet.com – Ratusan pemuda lintas agama menggelar doa bersama di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi, Selasa malam (2/9/2025).

Acara ini menjadi simbol persatuan sekaligus komitmen menjaga kedamaian di Banyuwangi dan Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai organisasi kepemudaan, mulai dari GP Ansor, LDII, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, GAMKI, Bamag (Kristen), Peradah (Hindu), Pemuda Konghucu, Pemuda Buddha, hingga Pemuda GKJW Banyuwangi.

Selain para pemuda, hadir pula jajaran Forkopimda seperti Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, Danlanal Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, dan anggota DPRD Banyuwangi Naufal Badri.

Jalur Gumitir Banyuwangi-Jember Dibuka Kembali 4 September 2025 Pukul 00.00

Simbol Kebersamaan dalam Doa Lintas Iman

Dalam suasana khusyuk, peserta menyalakan lilin dan melantunkan doa sesuai keyakinan masing-masing. Mereka duduk berdampingan, menyatukan harapan agar Banyuwangi dan Indonesia tetap rukun dalam keberagaman.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan kemajuan Banyuwangi tidak lepas dari semangat kebersamaan.

“Saya atas nama Pemkab mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh dan pemuda lintas agama yang telah menggalang persatuan. Banyuwangi dibangun dari keberagaman, maka mari kita bersama-sama menjaganya,” ujar Ipuk.

Ratusan Driver Ojek Online di Banyuwangi, Aksi Nyalakan Lilin dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

Ipuk menambahkan Banyuwangi adalah miniatur Indonesia karena menjadi rumah bagi berbagai agama dan suku.

“Momentum doa bersama ini semoga semakin menguatkan persatuan. Jangan beri celah bagi siapa pun yang ingin memecah belah persaudaraan kita,” tegasnya.

Komitmen Pemuda Menjaga Kedamaian

Ketua PC GP Ansor Banyuwangi, Arvy Rizaldi, menegaskan bahwa pemuda lintas agama sepakat menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami sudah menginstruksikan kader di semua tingkatan untuk menjaga daerah masing-masing serta menutup ruang bagi provokasi yang belakangan muncul,” ujarnya.

Ketua Pemuda Katolik Banyuwangi, Marcelinus Florianus Gadi Gaa, menyebut doa bersama ini sebagai momentum memperkuat persatuan di tengah dinamika sosial-politik.

“Semangat kita sama, yaitu menjaga kondusivitas Banyuwangi dan Indonesia. Kita jangan sampai terprovokasi isu-isu yang bisa memecah persaudaraan,” kata Marcel.

Pusat Layanan Kemasan Banyuwangi Bantu UMKM dengan Desain dan Foto Produk Gratis

Dalam kegiatan tersebut, para pemuda bersama Forkopimda juga mendoakan Affan Kurniawan serta korban lain yang meninggal saat demonstrasi di sejumlah kota di Indonesia.

Sebagai penutup, para pemuda lintas agama menyatakan sikap bersama, menjaga perdamaian Banyuwangi dan Indonesia, serta mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi isu SARA yang berpotensi memecah belah bangsa.

Artikel Terkait