Cekcok Rumah Tangga Berujung Tragis, Anak Tiri Tewas Dibunuh Ayah di Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 29 Juni 2025, 22:08 WIB
TEMPAT KEJADIAN PEMBUNUHAN - Lokasi pembunuhan seorang anak oleh ayah tirinya di Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Sabtu (28/6/2025) malam. Korban tewas setelah dianiaya.
LOKASI KEJADIAN- Lokasi pembunuhan seorang anak oleh ayah tirinya di Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Sabtu (28/6/2025) malam. Korban tewas setelah dianiaya. (Foto: Polsek Kabat)

BanyuwangiNet.com – Konflik rumah tangga antara sepasang suami istri di Banyuwangi berujung pada tragedi. Seorang pria berinisial SR (33), warga Desa Kabaman, Kecamatan Srono, ditangkap setelah diduga membunuh anak tiri dari istrinya sendiri. Korban, MAT (11), ditemukan tak bernyawa di kamar mandi rumahnya di Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Sabtu malam (28/6/2025).

Peristiwa memilukan ini terjadi setelah SR bertengkar hebat dengan istrinya, NIZ (32), yang merupakan ibu kandung korban. Menurut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, pasangan tersebut telah mengalami ketegangan rumah tangga selama sekitar sepuluh hari terakhir.

Syelhan Nur Rahmat Raih Emas di ITT Men Elite Kejurnas Balap Sepeda 2025 di Banyuwangi

Akibat perselisihan tersebut, sang istri memutuskan pulang ke rumah orang tuanya di Gombolirang bersama dua anak dari pernikahan sebelumnya, termasuk korban. Beberapa hari kemudian, SR datang ke rumah tersebut dengan maksud membujuk istrinya agar kembali tinggal bersama, namun permintaan itu ditolak.

“Di sana mereka terlibat cekcok,” ujar Kombes Pol Rama dalam keterangannya, Minggu (29/6/2025).

Kabupaten Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Dua Kejurnas Balap Sepeda 2025

Usai pertengkaran, sang istri meninggalkan rumah bersama satu anaknya, sementara MAT tinggal di rumah dan disebut tengah bermain. Saat itulah, diduga kuat SR kembali masuk ke rumah dalam kondisi gelap setelah mematikan lampu penerangan.

Ketika pulang, NIZ mendapati rumah dalam keadaan gelap. Ia masuk dan memergoki SR masih berada di dalam. SR langsung melarikan diri melalui pintu belakang, sementara NIZ dengan cemas mencari keberadaan anaknya.

Ia kemudian menemukan tubuh putranya dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi. Berdasarkan keterangan awal pihak kepolisian, korban diduga tewas akibat tindakan kekerasan.

Cuaca Buruk, Antrean Truk di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Hingga 5 Jam

“Pelaku sempat dipergoki oleh salah satu saksi saat kabur. Sempat terjadi tarik-menarik tas antara saksi dan pelaku, sebelum akhirnya pelaku melarikan diri,” lanjut Kapolresta Rama.

Mendapat laporan kejadian, tim dari Satreskrim Polresta Banyuwangi bersama Polsek Kabat segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Tak butuh waktu lama, hanya dalam waktu tiga jam sejak kejadian, SR berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Kecamatan Singojuruh.

“Dalam tiga jam setelah kejadian, tersangka berhasil kami amankan,” kata Rama.

Artikel Terkait