Nelayan Penembak Ikan Hilang di Perairan Bangsring Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 26 April 2025, 15:27 WIB
NELAYAN HILANG - Anggota Pos Basarnas Banyuwangi bersama aparat, relawan, dan warga menyusuri perairan sisi timur Banyuwangi untuk mencari nelayan yang hilang, Sabtu (26/4/2025). Korban yang hilang adalah penembak ikan dari wilayah Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.
NELAYAN HILANG - Anggota Pos Basarnas Banyuwangi bersama aparat, relawan, dan warga menyusuri perairan sisi timur Banyuwangi untuk mencari nelayan yang hilang, Sabtu (26/4/2025). Korban yang hilang adalah penembak ikan dari wilayah Bangsring, Kecamatan Wongsorejo.

BanyuwangiNet.com – Seorang nelayan penembak ikan dilaporkan hilang saat melaut di perairan Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu dini hari (26/4/2025). Hingga hari pertama pencarian, korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Bahri (40), warga Desa Bangsring, yang dikenal sebagai nelayan penembak ikan. Dalam aktivitas sehari-harinya, Bahri melaut bersama beberapa rekan, dengan sistem kerja yang sudah terbiasa mereka lakukan. Sejumlah nelayan bertugas di atas kapal, sementara yang lain, termasuk Bahri, menyelam ke dasar laut dengan membawa alat penembak berbentuk seperti senapan beramunisi panah.

Bupati Banyuwangi Dorong Kesejahteraan Honorer Lewat Seleksi PPPK Tahap 2 di Tengah Efisiensi Anggaran

Pada Sabtu sekitar pukul 02.30 WIB, Bahri berangkat melaut bersama tiga orang rekannya. Ia kemudian turun menyelam untuk memburu ikan, sementara ketiga rekannya tetap berada di atas perahu untuk berjaga.

Namun setelah sekitar 30 menit berlalu, Bahri tidak kunjung muncul ke permukaan, sehingga menimbulkan kekhawatiran di antara rekan-rekannya.

“Setelah 30 menit menyelam, korban tidak lekas muncul ke permukaan,” ujar Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setia Budi.

Banyuwangi Raih Status “Kinerja Tinggi” dari Kemendagri Berkat Inovasi dan Penurunan Angka Kemiskinan

Karena khawatir, rekan-rekannya berusaha menarik tali pengaman yang sebelumnya diikatkan pada tubuh Bahri. Namun saat ditarik, mereka mendapati tali tersebut sudah terlepas.

Menyadari situasi genting, dua orang dari mereka langsung berenang untuk mencari Bahri di sekitar lokasi penyelaman. Pencarian mereka bahkan diperluas hingga ke perairan Pantai Boom di arah selatan. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Rekan-rekan korban kemudian melaporkan kejadian ini kepada anggota Polairud Banyuwangi. Informasi tersebut lalu diteruskan ke Pos SAR,” jelas Wahyu.

Nenek dengan Demensia Ditemukan Meninggal di Kebun Usai Hilang 3 Hari

Mendapat laporan, tim Basarnas bersama aparat kepolisian, relawan, serta nelayan setempat segera menggelar operasi pencarian di kawasan perairan timur Banyuwangi. Namun hingga sore hari, pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan Bahri.

“Hasil operasi SAR kecelakaan laut di Bangsring sampai sore ini masih nihil dan akan dilanjutkan besok, hari Minggu,” pungkas Wahyu.

Artikel Terkait