Percepat Pengentasan Kemiskinan, Banyuwangi Jemput Bola Tuntaskan Adminduk Warga Miskin

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 8 Maret 2025, 10:59 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di sela kegiatan Laju Desa (Layanan Jemput Bola bagi Warga Desa) di Desa Glagahagung dan Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Jumat sore (7/3/2025).
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di sela kegiatan Laju Desa (Layanan Jemput Bola bagi Warga Desa) di Desa Glagahagung dan Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Jumat sore (7/3/2025).

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mencanangkan program kependudukan “Tondo Welas” atau “Tanda Cinta” sebagai upaya mempermudah warga kurang mampu dalam memperoleh dokumen administrasi kependudukan (adminduk).

Program ini menyasar warga yang belum memiliki dokumen kependudukan lengkap dan telah terdata dalam Unit Gawat Darurat Kemiskinan (UGDK). Tanpa perlu mengajukan permohonan, dokumen akan langsung diurus dan dikirimkan kepada warga yang bersangkutan.

Bulan Ramadan, Makan Bergizi Gratis Banyuwangi Tetap Berjalan dengan Penyesuaian Menu

Dokumen Kependudukan untuk Akses Program Sosial

Bupati Ipuk menegaskan bahwa dokumen kependudukan merupakan syarat utama dalam penyaluran berbagai bantuan sosial dan program pengentasan kemiskinan.

“Seperti bantuan sosial, bedah rumah, bantuan alat usaha, dan beasiswa, semua itu sulit diberikan jika dokumen kependudukan tidak lengkap,” ujar Ipuk dalam kegiatan Laju Desa (Layanan Jemput Bola bagi Warga Desa) di Desa Glagahagung dan Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Jumat (7/3/2025).

Bulan Ramadan, Makan Bergizi Gratis Banyuwangi Tetap Berjalan dengan Penyesuaian Menu

Dengan sistem jemput bola, warga tidak perlu repot datang ke kantor pemerintahan untuk mengurus dokumen. Petugas akan mendatangi rumah warga yang membutuhkan, memastikan dokumen administrasi kependudukan mereka lengkap, dan menyerahkannya secara langsung setelah selesai dicetak.

Distribusi Dokumen Kependudukan Langsung ke Warga

Program ini mencakup penerbitan berbagai dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK).

Menurut Ipuk, kepemilikan dokumen kependudukan yang valid sangat penting bagi setiap warga agar mereka dapat mengakses berbagai layanan publik dan bantuan sosial dari pemerintah daerah maupun pusat.

Banyuwangi Gelar Operasi Pasar Murah untuk Stabilisasi Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

“Program ini juga mendukung agenda Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo-Gibran, yang membutuhkan data kependudukan yang akurat dan lengkap untuk menjalankan program-programnya,” tambah Ipuk.

Sinkronisasi Data untuk Pelayanan yang Lebih Efektif

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banyuwangi, Choiril Ustadi, menjelaskan bahwa program “Tondo Welas” dijalankan dengan menyinkronkan data dari berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.

“Kami memetakan dokumen apa saja yang belum dimiliki oleh warga dalam UGDK. Setelah itu, Dispenduk akan menerbitkan dokumen yang diperlukan dan mendistribusikannya melalui pemerintah desa,” jelas Ustadi.

Bupati Banyuwangi Tetap Hadirkan Layanan Publik Jemput Bola di Bulan Ramadan

Dengan adanya program ini, warga miskin diharapkan dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dan fasilitas publik lainnya tanpa terkendala dokumen kependudukan. Hingga tahap awal pelaksanaan, sebanyak 1.289 dokumen telah berhasil diterbitkan, termasuk KK, KTP, dan KIA.

Antusiasme Warga terhadap Program “Tondo Welas”

Program ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Salah satu penerima manfaat, Katini, warga Desa Glagahagung yang hidup sebatang kara, merasa terharu saat menerima KK dan akta kelahiran yang sebelumnya sulit ia urus sendiri.

Program Prioritas Bupati Banyuwangi Lima Tahun ke Depan

“Saya tidak bisa mengurus karena tidak ada yang mengantarkan. Terima kasih, sekarang sudah dibuatkan,” ungkapnya dengan haru.

Dengan implementasi program “Tondo Welas,” Pemkab Banyuwangi berharap semakin banyak warga miskin yang terbantu, sehingga mereka dapat mengakses berbagai layanan sosial dengan lebih mudah dan cepat.

Artikel Terkait