Sekitar 1300 Warga Banyuwangi Terima Bantuan Bedah Rumah Tak Layak Huni
BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus menggelar program bedah rumah tak layak huni sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup warga.
Melalui skema gotong royong yang melibatkan berbagai pihak, lebih dari 1.300 rumah yang tidak layak huni telah direnovasi pada tahun ini, dengan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, pemerintahan desa, dan berbagai lembaga lainnya.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam program ini.
Ipuk mengapresiasi peran Kementerian PUPR, DPR RI, dan DPRD Banyuwangi, serta semua pihak yang telah memberikan kontribusi penting.
Bupati Ipuk menegaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar menyediakan rumah yang layak huni, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek penting seperti sirkulasi udara dan pasokan air bersih. Ia telah meminta para camat dan kepala desa untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya merasa nyaman tetapi juga hidup lebih sehat di rumah-rumah baru mereka.
Program bedah rumah di Banyuwangi tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Sumber dana juga berasal dari pemerintah pusat dan melalui program gotong royong dengan berbagai pihak lainnya. Salah satu contoh adalah program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang diselenggarakan oleh Kementerian PUPR. Tahun ini, Banyuwangi mendapatkan alokasi BSPS untuk renovasi 930 unit rumah yang tersebar di 17 kecamatan.
Selain itu, program bedah rumah juga melibatkan pemerintahan desa melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), di mana telah dialokasikan dana untuk renovasi 394 rumah yang tidak layak huni.
Menurut Ipuk program ini bekerja sama dengan TNI melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang telah mendukung renovasi sejumlah rumah di Banyuwangi. Dengan demikian, total rumah yang mendapatkan bantuan pada tahun ini mencapai 1.352 unit.
Desa Sukojati Banyuwangi Raih Penghargaan Pengelola Keuangan Terbaik dari Kementerian Keuangan
Salah satu warga yang menerima bantuan adalah Wagiyah (56), dari Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Ia mengungkapkan rasa harunya saat menerima bantuan stimulus bedah rumah senilai Rp20 juta dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
“Terima kasih, Ibu Bupati. Saya senang rumah saya akan segera diperbaiki,” ucapnya dengan rasa syukur saat bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Ipuk di Kantor Camat Gambiran pada tanggal 25 September 2023.
Program bedah rumah ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan simbol kepedulian dan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat Banyuwangi, serta menunjukkan kekuatan gotong royong yang kuat dalam mewujudkan perubahan positif bagi komunitas setempat.