Panggung Simphony 2022 jadi Konser Pertama di Banyuwangi
BanyuwangiNet–Panggung Simphony 2022 jadi konser pertama di Banyuwangi, setelah selama dua tahun dilarang akibat pembatasan Covid-19. Seniman merupakan Simphony Musik Lintas Zaman digelar di Gedung Seni Budaya (Gesibu) Banyuwangi, Minggu malam (27/3/2022).
Berbagai artis lintas zaman seperti Band D’Massive juga ada Deddy Dhukun, Rita Efendi dan Almafilia, istri mendiang Oddie Agam. Mereka sukses membawa penonton kembali ke masa saat lagu tersebut hits.
D’Massive membawakan lima tembang seperti Merindukanmu, Cinta Ini Membunuhku, Jangan Menyerah, dan satu tembang teranyar mereka hasil kolaborasi dengan Virzha berjudul “Sinema”. Selain itu mereka juga membawakan tembang lawas dari Chrisye berjudul “Pergilah Kasih”.
Baca Juga: Posyandu Delima Banyuwangi Masuk Tiga Besar ‘Posyandu Bangga Kencana’ Jatim 2022
“Senang rasanya bisa manggung di Banyuwangi. Banyuwangi merupakan kota pertama D’Massive konser kembali setelah selama dua tahun terhenti akibat pandemi,” kata Rian vokalis D’Massive.
Saat hendak menuju Banyuwangi, tim D’Massive sempat mengalami kecelakaan di Asembagus, Situbondo. Akibat kecelakaan tersebut membuat Rian lebam di mata kiri, Rama, sang gitaris luka pada dagu dan sudah mendapatkan jahitan. Mereka mengalami kecelakaan akibat mobil yang mereka tumpangi menghantam tiang listrik.
“Meskipun saat ini kondisi kami kurang begitu fit, tidak mengurangi semangat kami untuk bisa bertemu kalian di Banyuwangi. Semoga masyarakat Banyuwangi terhibur,” ujar Rian.
Berbagai tembang lawas juga dibawakan oleh artis-artis yang hadir dalam konser tersebut. Seperti Selamat Jalan Kekasih, Antara Anyer dan Jakarta, Berharap Tak Berpisah, Cinta adalah Kenangan, Esok Kan Masih Ada, serta Kasih Tak Sampai dan lainnya.
Baca Juga: Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Pertanian Banyuwangi, Kementan Gelontor 197 Ton Benih Padi Gratis
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda mengatakan, Panggung Simphony 2022 jadi konser pertama di Banyuwangi, karena selama pandemi Pemkab Banyuwangi tidak gegabah menggelar kegiatan dengan jumlah penonton yang banyak.
“Sebelumnya kami telah beberapa kali melakukan uji coba kegiatan konser mulai mini hingga sedikit besar. Tentu dengan protokol kesehatan yang ketat, sehingga Panggung Simphony 2022 jadi konser pertama di Banyuwangi” tambahnya.
Festival Seniman ini berlangsung selama dua hari, yakni 26 – 27 Maret 2022. Sehari sebelum digelarnya konser ini, juga diberikan panggung bagi para seniman muda Banyuwangi bertajuk “Osing Milenial”.
Para penampil seperti Braincoustic dan Jazz Patrol membawakan lagu-lagu khas Banyuwangi. Ada pula 30 anak muda asli Banyuwangi lulusan Sekolah Tinggi Kesenian Wilawatikta (STKW) Surabaya yang menari dengan koreografi yang luar biasa. Mereka mengangkat tema tentang budaya masyarakat Aliyan, Rogojampi.
Di saat yang sama, digelar pula bazaar dan pameran yang menampilkan UMKM-UMKM Banyuwangi. Mulai dari UMKM di bidang kerajinan seperti souvenir dan batik, hingga yang menjual bahan panganan olahan seperti makanan ringan khas Banyuwangi dan beragam produk oleh-oleh lainnya.
