Senja di AWT Banyuwangi Hadir Tiap Bulan, Tawarkan Wisata Sore di kaki Gunung Ijen
BanyuwangiNet.com – Pariwisata Banyuwangi terus menunjukkan tren positif dengan menghadirkan inovasi destinasi dan event baru. Salah satunya melalui program “Senja di AWT” yang digelar di Agrowisata Taman Suruh (AWT), sebuah kawasan wisata agro di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah.
Event ini dirancang memberi daya tarik yang menggabungkan pengalaman wisata alam, kuliner, serta seni dan budaya lokal dalam satu waktu, khususnya pada sore hingga malam hari.
Terletak di ketinggian sekitar 450 meter di atas permukaan laut, Agrowisata Taman Suruh menawarkan suasana sejuk khas pegunungan. Dari lokasi ini, pengunjung dapat menikmati panorama Gunung Ijen serta pemandangan Selat Bali dari kejauhan.
Selain lanskap alam, kawasan AWT kini dilengkapi dengan berbagai wahana permainan keluarga. Kehadiran event “Senja di AWT” semakin memperkaya pengalaman wisata dengan menghadirkan aktivitas yang lebih beragam.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menjelaskan, program ini dirancang untuk menghadirkan alternatif wisata yang terjangkau dan inklusif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Untuk menambah daya tarik, kami gelar event tambahan di AWT. Tidak hanya menikmati keindahan AWT, namun juga bisa mengeksplor makanan khas Banyuwangi, serta menyaksikan atraksi seni dan budaya khas,” kata Ipuk, Senin, (4/5/2026).
Tradisi Ithuk-Ithukan di Banyuwangi, Cara Warga Rejopuro Syukuri Sumber Air
Beragam kuliner tradisional menjadi salah satu daya tarik utama. Pengunjung dapat menikmati hidangan khas seperti rujak soto, kesrut, gado-gado, hingga kue cucur gula merah. Menu tersebut juga dipadukan dengan pilihan makanan modern yang disesuaikan dengan selera pengunjung.
Menurut Ipuk, program ini juga menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan ruang berkumpul yang nyaman bagi keluarga, sekaligus mendukung pelaku seni dan UMKM agar terus berkembang. UMKM kami beri tambahan ruang lagi untuk berjualan,” ujarnya.
Tidak hanya kuliner, lebih dari 50 pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan ini. Seniman lokal juga diberi ruang untuk berinteraksi langsung dengan pengunjung melalui pameran seni rupa, live sketch, hingga pertunjukan budaya.
Sebagai pelengkap suasana, pengunjung disuguhi hiburan seperti musik akustik, kesenian tradisional, hingga atraksi bela diri. Layanan terapi pijat juga tersedia bagi wisatawan yang ingin bersantai setelah beraktivitas.
Angkat Kembang Dermo, Persiapan Gandrung Sewu 2026 Dilakukan Secara Teknis dan Spiritual
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pelaksanaan perdana pada 1 Mei 2026. Salah satu pengunjung, Nova, wisatawan asal Bali, mengaku terkesan dengan konsep yang ditawarkan.
“Asyik banget. Bisa berburu makanan enak sambil menikmati view Selat Bali dari ketinggian. Udaranya juga segar. Cocok banget untuk menghilangkan penat,” kata Nova.
Sebagai agenda rutin, “Senja di AWT” akan digelar setiap akhir pekan di awal bulan, yakni Jumat hingga Minggu, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.