Rumah di Wongsorejo Banyuwangi Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Baterai Motor Listrik
BanyuwangiNet.com – Sebuah rumah di Dusun Kebunrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, ludes terbakar pada Minggu (21/6/2026) dini hari. Kebakaran diduga dipicu arus pendek pada baterai litium sepeda motor listrik yang memicu munculnya api di area garasi rumah.
Peristiwa tersebut menghanguskan rumah milik Luqman Fathoni (58), tiga unit sepeda motor, serta berbagai dokumen penting milik keluarga. Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Berdasarkan laporan yang diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Informasi kejadian diterima petugas pada pukul 03.59 WIB.
Mendapat laporan tersebut, Damkarmat Banyuwangi langsung mengerahkan empat unit armada pemadam menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 31 kilometer dari kantor Damkarmat.
Kepala Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan petugas fokus melakukan pemadaman di beberapa titik yang terdampak paling parah, yakni area garasi, ruang tengah, dan dapur rumah.
“Kami juga melakukan penyemprotan di bagian utara untuk memutus rantai api yang bisa menjalar ke rumah lain,” jelas Edy.
Berkat upaya cepat petugas dan bantuan warga sekitar, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Setelah proses pemadaman selesai, petugas melakukan asesmen dan investigasi awal untuk mengetahui sumber kebakaran. Dari hasil pemeriksaan sementara, titik api diduga berasal dari baterai litium sepeda motor listrik yang mengalami korsleting dan memicu fenomena thermal runaway, yaitu reaksi berantai yang menghasilkan panas secara cepat dan terus-menerus hingga menyebabkan kebakaran.
“Api kemudian membesar dan menyambar tiga unit sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) lainnya, selanjutnya merembet ke bagian atap bangunan dan menjalar ke area lainnya,” terang Edy.
Fenomena thermal runaway dikenal sebagai salah satu risiko pada baterai litium ketika terjadi kerusakan, gangguan sistem kelistrikan, atau kondisi tertentu yang menyebabkan suhu baterai meningkat secara tidak terkendali.
Simulasi Kebakaran Kapal di Selat Bali, Uji Kesiapan Keselamatan Penyeberangan Jelang Harhubnas 2025
Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah diketahui tidak berada di lokasi. Luqman Fathoni sedang menjaga istrinya yang sakit di rumah mertuanya. Di dalam rumah hanya terdapat putranya, M. Fardany Kawakibi (28), yang sedang tidur ketika api mulai muncul.
Menurut keterangan saksi, Fardany terbangun setelah mendengar suara percikan api disertai keributan warga di sekitar rumah. Ketika memeriksa sumber suara, ia mendapati api telah membesar di area garasi.
Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar sehingga diperlukan bantuan petugas pemadam kebakaran.
Simulasi Kebakaran Kapal di Selat Bali, Uji Kesiapan Keselamatan Penyeberangan Jelang Harhubnas 2025
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api menjalar ke seluruh bangunan.
Selain menghanguskan sebagian besar bangunan rumah, kebakaran juga memusnahkan berbagai dokumen penting milik keluarga yang tersimpan di dalam rumah. Tiga unit sepeda motor yang berada di garasi tidak berhasil diselamatkan dan ikut terbakar.
“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp400.000.000,” pungkas Edy.