Peringati 10 Muharram, Bupati Ipuk Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 25 Juni 2026, 22:00 WIB
1000914890
Santunan anak yatim yang dilakukan dalam rangkaian acara peringatan 10 Muharram.

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menggelar doa bersama dan santunan anak yatim dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah atau Hari Asyura. Kegiatan berlangsung di Masjid Babussalam, Kantor Pemkab Banyuwangi, Kamis (25/6/2026). Acara ini menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

Acara diikuti oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Sekretaris Daerah Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta karyawan dan karyawati Pemkab Banyuwangi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi, KH Muhaimin Asmuni. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon perlindungan, keberkahan, dan keselamatan bagi masyarakat Banyuwangi. Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

Dalam sambutannya, Ipuk mengajak seluruh peserta menjadikan bulan Muharram sebagai momentum meningkatkan ibadah, memperkuat kepedulian sosial, dan memperbanyak amal kebaikan.

“Semoga dengan tahlil dan doa yang kita panjatkan di hari Asyura ini, Allah akan memberikan pengampunan kepada kita semua,” ujar Ipuk.

Ia juga berharap seluruh aparatur pemerintah senantiasa mendapat bimbingan dan kemudahan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

“Semoga Allah juga senantiasa membimbing, melindungi, serta memberikan kemudahan bagi kita dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Ipuk, Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak berbagai amalan, termasuk berpuasa dan bersedekah.

“Bulan Muharram termasuk bulan yang dimuliakan. Di bulan ini umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, termasuk puasa dan sedekah. Maka, mari kita perbanyak sedekah agar hidup semakin berkah,” ajaknya.

Selain mengajak memperkuat nilai-nilai spiritual dan sosial, Ipuk juga berpesan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan semangat pelayanan.

Pemkab Perkuat Program Lansia Sehat dan Produktif

Menurutnya, setiap pekerjaan yang dijalankan oleh ASN harus dipandang sebagai sarana untuk memberikan manfaat dan menghadirkan solusi bagi masyarakat, bukan sekadar kewajiban administratif.

“Jangan pernah menganggap tugas kita sebagai beban, melainkan jadikan itu sebagai instrumen untuk menciptakan kebaikan. Dengan begitu, apa yang kita kerjakan betul-betul bisa menghadirkan solusi terhadap permasalahan yang ada di lapangan,” kata Ipuk.

Libur Sekolah Dongkrak Arus Wisatawan ke Bali, Kendaraan di Ketapang Naik 21 Persen

Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi demi mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang semakin baik.

“Mari kita terus bergandengan tangan, perkuat kolaborasi untuk membawa Banyuwangi semakin baik lagi,” pungkasnya.

Artikel Terkait