Meski Alami Penundaan, Rencana Kapal Cepat Banyuwangi–Denpasar Tetap Lanjut

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 11 Juni 2025, 10:39 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, meninjau langsung kesiapan dermaga di Pelabuhan Pengumpan Regional (juga dikenal dengan Pelabuhan Rakyat) Marina Boom, untuk melihat kesiapan infrastruktur jelang operasional kapal cepat lintas provinsi tersebut, Jumat (4/4/2025).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, meninjau langsung kesiapan dermaga di Pelabuhan Pengumpan Regional (juga dikenal dengan Pelabuhan Rakyat) Marina Boom, untuk melihat kesiapan infrastruktur jelang operasional kapal cepat lintas provinsi tersebut, Jumat (4/4/2025).

BanyuwangiNet.com – Rencana pengoperasian kapal cepat rute Banyuwangi–Denpasar dipastikan tetap berjalan, meskipun sempat mengalami penundaan dari jadwal awal yang direncanakan, Juni 2025.

Kapal cepat ini diharapkan menjadi alternatif transportasi baru yang menghubungkan dua destinasi wisata unggulan di Pulau Jawa Timur dan Bali, dengan waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibanding jalur darat.

Plt Kepala UPT Pelabuhan Pengumpang Regional Banyuwangi, Hari Yulianto, menjelaskan penundaan tersebut disebabkan oleh proses peningkatan sistem internal di pihak operator. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang lebih optimal saat operasional dimulai.

70 Persen Koperasi Desa di Banyuwangi Berbadan Hukum, Siap Dukung Program Koperasi Merah Putih

“Informasi yang kami terima dari pihak operator, penundaan dilakukan untuk peningkatan sistem internal. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ujar Hari, Rabu (11/6/2025).

Meskipun jadwal peluncuran resminya masih menunggu pengumuman dari operator, Hari memastikan seluruh proses perizinan sudah rampung. Hal ini mencakup izin dari Kementerian Perhubungan, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah di wilayah terkait.

Program “Banyuwangi Berbagi” Ribuan Paket Daging Kembali Disalurkan

“Dari sisi perizinan, semua sudah diselesaikan oleh pihak operator. Tidak ada kendala administratif,” tambahnya.

Dari sisi kesiapan pelabuhan, pihaknya juga menyatakan bahwa infrastruktur penunjang telah siap. Dua dermaga di Banyuwangi telah disiapkan untuk melayani sandar kapal cepat, dan fasilitas di terminal penumpang juga tengah ditingkatkan.

Lapas Banyuwangi Panen Padi: Warga Binaan Terlibat dalam Program Ketahanan Pangan Nasional

“Kami terus berbenah di terminal penumpang agar fasilitas yang tersedia benar-benar nyaman bagi pengguna jasa kapal cepat ini,” tutur Hari.

Kapal yang akan melayani rute ini adalah Express Bahari 1F, milik operator Express Bahari. Kapal ini memiliki kapasitas hingga 400 penumpang dan diperkirakan dapat menempuh perjalanan dari Banyuwangi ke Denpasar hanya dalam waktu sekitar 2,5 jam—hampir separuh dari waktu tempuh jalur darat.

Dalam tahap awal operasional, kapal direncanakan hanya beroperasi satu kali per hari dengan tarif di bawah Rp 300.000. Harga ini dinilai kompetitif dan dapat menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Menjelajah Laut Banyuwangi dengan Kapal Listrik Mewah, Tarif Mulai Rp 79 Ribu

“Kapal cepat ini diproyeksikan menjadi pilihan baru bagi wisatawan. Dari respon masyarakat yang kami lihat, antusiasme terhadap layanan ini cukup tinggi,” ujar Hari.

Ia pun menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan penundaan yang terjadi.

“Meski jadwalnya sedikit mundur, layanan kapal cepat Banyuwangi–Denpasar akan tetap dijalankan,” tutupnya.

Artikel Terkait