Mengenal Seni Rengganis Banyuwangi yang Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 26 Mei 2023, 09:08 WIB
1614228176-tetap-Kes-Rengganis-adegan-projo-kuparman-kab.-banyuwangi-eko-ari-Bawanto

BanyuwangiNet.com – Seni Rengganis Banyuwangi merupakan sebuah genre pertunjukan teater tradisi yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Banyuwangi.

Pemerintah pusat secara resmi menetapkan Rengganis sebagai Warisan Budaya Tak Benda.

Rengganis yang juga dikenal dengan sebutan Praburoro, ada juga yang mengenal dengan sebutan Umarmoyo, tokoh sentral dalam kesenian ini yang sangat digemari oleh masyarakat Banyuwangi.

Mereka terkenal karena kepandaian dan kebijakan mereka. Beberapa tokoh yang populer dalam kesenian Rengganis antara lain Jemblung, Abdi Umar Moyo, Lam Dahur, Pati Tejo Matal, dan Jayengrono. Drama tari Rengganis diyakini telah muncul sekitar tahun 1933.

Ijen Geopark Resmi Menjadi Anggota Unesco Global Geopark, Unggulkan Tiga Komponen Situs Budaya, Geologi, dan Biologi

Teater Tradisi Rengganis memiliki akar dari Serat Menak, yang merupakan transformasi dari sastra Melayu Hikayat Amir Hamzah.

Hikayat Amir Hamzah berasal dari wiracarita Persia berjudul Qissa il Emir Hamza, sebuah epos yang mengisahkan kepahlawanan tokoh Amir Hamzah.

Dalam cerita tersebut, Amir Hamzah digambarkan sebagai pahlawan yang hebat, gagah berani, dan seorang penyebar agama yang dibawa oleh Nabi Ibrahim as.

Karena Serat Menak berhubungan erat dengan epos Persia Qissa il Emir Hamza, terdapat nama-nama tempat dan tokoh yang berasal dari bahasa Persia yang kemudian diadaptasi ke dalam budaya Jawa.

Festival Sepekan Literasi Banyuwangi, Jalur Komunikasi Budaya Lintas Generasi

Pelestarian kebudayaan menjadi sangat penting di tengah keberagaman zaman ini. Keberagaman budaya tidak boleh digeneralisasi, tetapi harus ditonjolkan keunikannya. Dengan penetapan Kesenian Rengganis sebagai Warisan Budaya Tak Benda, diharapkan kesenian ini dapat kembali bergairah dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Banyuwangi.

“Budaya adalah salah satu aset terpenting yang dimiliki oleh suatu daerah. Kami percaya bahwa melestarikan warisan budaya seperti Rengganis adalah kunci untuk mempertahankan identitas dan memajukan perekonomian lokal,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Banyuwangi, Muhamnad Yanuarto Bramuda.

“Melalui upaya pelestarian dan pengembangan kesenian ini, kami berharap dapat menarik wisatawan dan menggerakkan sektor pariwisata serta industri kreatif di Banyuwangi,” tambahnya.

Artikel Terkait