Durian Merah Banyuwangi: Cara Beli, Musim Panen, dan Harganya
BanyuwangiNet.com – Durian merah khas Banyuwangi resmi ditetapkan sebagai produk indikasi geografis. Status ini menjadikannya sebagai produk durian pertama di Indonesia yang memperoleh perlindungan tersebut.
Namun, bagaimana cara mendapatkan dan menikmati durian berwarna unik ini?
Sekretaris Masyarakat Pelindung Indikasi Geografis Durian Merah Banyuwangi, Syva Dila Kharisma, menjelaskan bahwa populasi durian merah masih terbatas jika dibandingkan durian lokal lainnya.
“Untuk populasi durian merah, itu ada di Kecamatan Songgon dan Kecamatan Glagah,” kata perempuan yang akrab disapa Risma itu, Senin (16/2/2026).
Artinya, durian merah tidak tersebar luas di seluruh wilayah Banyuwangi, melainkan terkonsentrasi di dua kecamatan tersebut.
Industri Perkapalan Banyuwangi Menguat, Katamaran X38 Diserahkan
Musim Panen dan Waktu Terbaik Berburu
Menurut Risma, panen durian merah dimulai pada akhir Februari. Sementara puncak panen atau panen raya berlangsung antara Maret hingga April.
Karena jumlah pohonnya terbatas dan peminatnya tinggi, durian merah tidak dijual bebas di lapak-lapak durian pinggir jalan.
“Biasanya langsung lewat petani atau pengepul. Bahkan kadang sebelum berbuah, orang sudah banyak yang pesan,” ujarnya.
Calon pembeli umumnya harus memesan langsung kepada petani atau melalui jaringan pengepul. Sistem pre-order bahkan kerap terjadi sebelum musim panen tiba.
Push Bike Series 3 Banyuwangi Diikuti 310 Anak dari Berbagai Kota
Sistem Jaringan Antarpelaku
Risma yang juga pemilik kebun Durian Garden Songgon mengatakan, pelaku usaha durian di Banyuwangi memiliki jejaring yang saling terhubung. Jika ada permintaan besar dari satu pihak, para pelaku biasanya saling membantu untuk memenuhi pesanan.
Skema ini memudahkan pencinta durian merah untuk mendapatkan buah tersebut, meski tetap harus bersabar karena keterbatasan produksi.
Dari sisi harga, durian merah tergolong premium. Satu buah dipatok antara Rp150 ribu hingga Rp 500 ribu, tergantung ukuran dan jenisnya.
Sebagai perbandingan, durian lokal Banyuwangi lainnya dijual dengan harga Rp20 ribu hingga Rp 80 ribu per buah.
Harga yang lebih tinggi dipengaruhi oleh status indikasi geografis, kelangkaan, serta daya tarik warna daging buahnya.
Es Gabus Viral Dikira Spons, Pedagang Banyuwangi Kebanjiran Pembeli
Ragam Jenis Durian Merah
- Di Banyuwangi terdapat beberapa varietas durian merah yang populer, antara lain:
- Durian merah gandrung: warna merah dengan rasa manis sedikit pahit.
- Durian merah sayu wiwit: merah dengan sentuhan oranye.
- Durian merah tawangalun: dikenal dengan daging buah tebal.
- Durian merah sunrise of java: berwarna merah cerah.
- Durian merah balqis: merah tua, daging tebal, rasa manis legit.
- Durian merah madu blambangan: dominan manis.
Meski tampilannya mencolok, Risma menegaskan rasa durian merah sebenarnya tidak berbeda signifikan dengan durian lokal Banyuwangi lainnya. Perbedaan paling menonjol terletak pada warna daging buahnya yang merah.
Jumat Naik Transportasi Umum, Ipuk ke Kantor Pakai Becak Listrik
Tips Menikmati Durian Merah
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pembeli disarankan:
- Membeli saat puncak panen (Maret–April).
- Memesan langsung ke petani atau melalui jejaring terpercaya.
- Memastikan buah matang alami agar rasa lebih maksimal.