Deteksi Dini Kesehatan, 44.917 Pelajar Banyuwangi Telah Jalani Pemeriksaan Gratis

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 22 Agustus 2025, 19:09 WIB
Pemkab Banyuwangi mulai melaksanakan program nasional pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak dan remaja usia 7 hingga 18 tahun.
Pemkab Banyuwangi mulai melaksanakan program nasional pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak dan remaja usia 7 hingga 18 tahun.

BanyuwangiNet.com – Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi anak dan remaja usia 7–18 tahun terus digencarkan di Banyuwangi. Hingga pekan keenam pelaksanaan, tercatat sudah 44.917 pelajar menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Pemeriksaan dimulai sejak 14 Juli 2025 dan ditargetkan menjangkau 184.771 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP, hingga SMA, termasuk sekolah swasta dan pondok pesantren.

“Pemeriksaan kesehatan masih akan terus kita laksanakan hingga menjangkau seluruh pelajar di Banyuwangi,” ujar Ipuk, Jumat (22/8/2025).

Kucing Selamatkan Pasutri dari Kebakaran Bengkel Ban di Banyuwangi

Menurut Ipuk, program ini berfungsi sebagai deteksi dini terhadap berbagai potensi penyakit.

Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar bagi fasilitas kesehatan untuk melakukan pencegahan maupun penanganan lebih lanjut.

“Misalnya ditemukan karies gigi pada anak, langsung dirujuk ke puskesmas untuk perawatan. Begitu juga jika ada indikasi penyakit lain, agar bisa segera ditangani,” jelasnya.

Pemkab dan DPRD Banyuwangi Pastikan Tarif PBB-P2 Tidak Naik, Terapkan Sistem Multitarif

Selain pemeriksaan, Pemkab Banyuwangi juga rutin memberikan tablet tambah darah (TTD) kepada remaja putri untuk mencegah anemia.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat, merinci capaian program hingga pekan keenam. Dari total 44.917 siswa, sebanyak 35.372 siswa SD, 8.292 siswa SMP, dan 1.253 siswa SMA telah diperiksa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mayoritas siswa dinyatakan sehat. Namun, sejumlah temuan juga tercatat, antara lain kasus hipertensi, hiperglikemia, karies gigi, gangguan pendengaran, dan masalah kesehatan mata.

Kandang Kambing di Banyuwangi Terbakar, 9 Ekor Ternak Mati Diduga akibat Sisa Pembakaran

“Untuk pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, mayoritas siswa normal. Meski demikian, ada beberapa kasus hipertensi dan hiperglikemia. Gangguan gigi serta kesehatan mata juga banyak ditemukan, kemungkinan akibat tingginya penggunaan gadget,” terang Amir.

Amir menegaskan, seluruh siswa yang terdeteksi memiliki gangguan kesehatan langsung ditindaklanjuti melalui puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Artikel Terkait