Nilai ekspor Banyuwangi 2025 mencapai Rp3,9 triliun, naik 18,33 persen dengan tujuan ekspor ke 80 negara di dunia.
Selama libur Nataru, Banyuwangi mencatat jumlah penumpang kereta api tertinggi di Daop 9 Jember berkat pariwisata dan akses transportasi.
PNM menerapkan ESG hingga akar rumput melalui pemberdayaan ibu pelaku usaha ultra mikro yang berdampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Relawan PNM kembali turun ke Aceh sebulan pascabanjir dan longsor untuk menyalurkan bantuan dan menguatkan korban terdampak.
PNM libatkan nasabah UMKM salurkan ribuan paket abon dan rendang untuk korban banjir dan longsor di Aceh hingga Sumbar.
Desa Pakel Banyuwangi mengembangkan peternakan ayam petelur berbasis dana desa untuk ketahanan pangan dan bantuan telur bagi warga kurang mampu.
Wings Air membuka rute langsung Lombok–Banyuwangi mulai 21 Desember 2025, beroperasi 4 kali sepekan untuk dukung pariwisata dan konektivitas.
Peresmian Koperasi Desa Merah Putih Tukang Kayu oleh Menkop Ferry untuk perkuat ekonomi kerakyatan di Banyuwangi.
Kapal cepat Banyuwangi-Denpasar kembali beroperasi 29 November 2025 setelah dua bulan docking.
ASDP beri diskon tarif penyeberangan Ketapang–Gilimanuk hingga 19% selama libur Nataru 2026 untuk dorong mobilitas dan pariwisata.