Bupati Ipuk Geber Beasiswa Banyuwangi Progresif, Prioritaskan Dokter Spesialis

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 4 Maret 2026, 22:55 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mempercepat program Beasiswa “Banyuwangi Progresif (B-Pro)” dengan fokus utama pada pendidikan dokter spesialis dan jurusan kesehatan.

Langkah ini diambil untuk memperkuat layanan publik, khususnya sektor kesehatan. Meski diprioritaskan untuk bidang kesehatan, beasiswa tetap terbuka bagi jurusan lain sesuai kebutuhan daerah.

“Program beasiswa ini membantu putra-putri Banyuwangi yang saat ini menempuh pendidikan tinggi, utamanya mereka yang kuliah di jurusan kesehatan dan kedokteran. Namun tetap ada untuk jurusan lainnya,” ujar Ipuk.

Pendaftaran beasiswa untuk perkuliahan tahun 2027 akan dibuka mulai April 2026. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa on going minimal semester tiga.

Menteri KKP Setujui Pembangunan SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi

Prioritas 12 Dokter Spesialis

Ipuk menjelaskan, kebutuhan tenaga dokter spesialis di Banyuwangi menjadi alasan utama prioritas beasiswa tahun ini.

Terdapat 12 program dokter spesialis yang ditawarkan, yakni:

  1. Spesialis Jantung
  2. Spesialis Saraf
  3. Spesialis Urologi
  4. Spesialis THT
  5. Spesialis Orthopedi dan Traumatologi
  6. Spesialis Penyakit Dalam
  7. Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
  8. Spesialis Kedokteran Jiwa
  9. Spesialis Mata
  10. Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial
  11. Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi
  12. Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial

Bergaya Osing, Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi

“Melalui beasiswa ini diharapkan banyak dokter spesialis yang akan mengisi fasilitas kesehatan di Banyuwangi, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” kata Ipuk.

Jurusan Kesehatan dan Prioritas Daerah Terluar

Selain dokter spesialis, B-Pro juga membuka jurusan kesehatan lain seperti:

  1. Apoteker
  2. Ahli gizi
  3. Ahli sanitasi
  4. Bidan
  5. Perawat.

Bergaya Osing, Menteri KKP Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi

“Khusus untuk bidan, perawat, dan apoteker, kami prioritaskan untuk mereka yang nantinya bersedia mengabdi di daerah terluar Banyuwangi. Untuk itu kami mengajak mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut untuk mendaftar dan menjadi prioritas kami,” ujar Ipuk.

Di luar bidang kesehatan, beasiswa juga tersedia untuk jurusan:

  1. Teknologi Produksi Tanaman Pangan
  2. Teknik dan Infrastruktur
  3. Ekonomi Kreatif dan Pariwisata
  4. Pendidikan
  5. Ilmu Sosial

Ipuk Ajak Warga Banyuwangi Doakan Keselamatan Bangsa di Tengah Konflik Global

Skema Beasiswa

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfiyan, menambahkan bahwa Beasiswa Banyuwangi Progresif hanya diperuntukkan bagi warga Banyuwangi.

Penerima beasiswa wajib mengabdi di Banyuwangi minimal dua kali masa pemberian beasiswa ditambah satu tahun setelah lulus.

“Untuk komponen beasiswanya terdiri atas uang kuliah tunggal (UKT), biaya hidup, biaya buku, riset, praktik. Pemberian beasiswa sejak lolos seleksi hingga lulus pendidikan semester 12 untuk kedokteran, dan semester 8 untuk jurusan lainnya,” terang Alfiyan.

Artikel Terkait