Bawa Semangat Inklusivitas, Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra dalam Layanan Sport Massage

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 12 September 2026, 23:01 WIB
IMG-20260912-WA0044

BanyuwangiNet.com – Soekarno Run Banyuwangi tidak hanya menawarkan kompetisi lari dengan total hadiah mencapai Rp1 miliar. Ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026 tersebut juga membawa konsep olahraga inklusif dengan melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta.

Penyandang disabilitas netra akan bergabung bersama tim fisioterapis dan mahasiswa sport massage dari sebuah perguruan tinggi negeri. Mereka akan memberikan layanan pemulihan bagi pelari, khususnya peserta yang mengalami kelelahan atau keluhan otot setelah menyelesaikan lomba.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara membuka ruang partisipasi dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas dalam kegiatan olahraga. Kemampuan mereka di bidang pijat, terutama pijat tradisional, akan dipadukan dengan kompetensi tim sport massage dan tenaga pendukung lainnya.

Panitia Penyelenggara Soekarno Run Banyuwangi, Indra Agus, mengatakan, layanan sport massage akan ditangani oleh orang-orang yang memiliki pengalaman dalam teknik pemijatan, termasuk penyandang disabilitas netra.

“Teman-teman disabilitas netra bersama fisioterapis lainnya akan membantu para peserta yang mengalami masalah, terutama masalah pada kaki setelah race,” kata Indra, Sabtu (12/9/2026).

Menurut dia, keterlibatan penyandang disabilitas netra tidak hanya menjadi bagian dari layanan bagi peserta. Kehadiran mereka juga diharapkan menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kompetensi dan dapat berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga berskala nasional.

“Dengan melibatkan disabilitas netra dalam layanan sport massage, Soekarno Run Banyuwangi menjadi ruang kompetisi olahraga sekaligus wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi, menunjukkan kompetensi, sekaligus mengambil bagian dalam penyelenggaraan event olahraga berskala nasional,” imbuh Indra.

Sport massage menjadi salah satu layanan pemulihan yang dapat dimanfaatkan pelari setelah menyelesaikan lomba. Pada olahraga lari jarak jauh, otot bekerja secara intens dalam waktu yang relatif panjang sehingga peserta dapat mengalami kelelahan, ketegangan, atau rasa kaku pada sejumlah bagian tubuh.

Teknik pemijatan yang digunakan akan disesuaikan dengan kondisi pelari. Setelah race, penanganan dapat berupa usapan ringan hingga sedang, gerakan meremas jaringan otot, maupun teknik lain yang ditujukan untuk membantu relaksasi jaringan dan mengurangi rasa kaku setelah aktivitas fisik.

Namun, sport massage bukan pengganti pemeriksaan dan penanganan medis apabila peserta mengalami cedera.

“Layanan tersebut bukan ditujukan untuk menggantikan penanganan medis ketika pelari mengalami cedera. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, peserta akan diarahkan kepada tim medis yang telah disiapkan panitia,” ujar Indra Agus.

378 Pelari Mancanegara Meriahkan Ijen Green Trail 2025 di Banyuwangi, Masuk Kalender Asia Trail Master

Tim sport massage akan ditempatkan di sekitar area finish di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, yang juga menjadi lokasi start dan finish Soekarno Run Banyuwangi.

Aspek keselamatan peserta menjadi perhatian panitia, terutama karena ajang ini menawarkan total hadiah hingga Rp1 miliar. Besarnya hadiah diperkirakan dapat mendorong peserta mengeluarkan kemampuan maksimal selama perlombaan.

Ijen Geopark Run Buka Geopark Run Series, Diikuti 839 Pelari

Untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan peserta, panitia juga menggandeng sejumlah rumah sakit dan menyiapkan dukungan medis di sejumlah titik.

“Akan disiagakan beberapa titik ambulans serta unit mini hospital, yakni ambulans dengan fasilitas medis yang mumpuni,” ujar Indra.

Soekarno Run Banyuwangi diproyeksikan diikuti lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta tercatat berasal dari 26 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Kompetisi ini menghadirkan sejumlah kategori jarak dan kelompok peserta yakni Half Marathon 21K untuk umum, 10K untuk kategori master dan umum, 5K untuk umum dan pelajar, 3K untuk umum dan pelajar, serta 1K untuk pelajar. Pemenang pada setiap kategori akan dibedakan dalam kategori putra dan putri.

Artikel Terkait