ASDP Akan Bangun Jembatan Penghubung LCM-Bulusan untuk Kurangi Antrean Logistik

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 21 September 2026, 16:16 WIB
WhatsApp Image 2026-09-01 at 16.16.12 (1)
Aktivitas penyeberangan disekitar dermaga LCM Pelabuhan Ketapang, Banyuwnagi.

BanyuwangiNet.com – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menyiapkan pembangunan jembatan penghubung antara Dermaga LCM dan Dermaga Bulusan, Banyuwangi. Infrastruktur tersebut dirancang untuk membantu mengurangi antrean kendaraan logistik yang selama ini menumpuk di jalan raya sekitar Pelabuhan Ketapang.

Rencana pembangunan jembatan ini masih dalam tahap persiapan. ASDP bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan melakukan pertemuan dengan warga untuk membahas rencana relokasi rumah yang terdampak pembangunan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemkab Banyuwangi melalui Camat Kalipuro untuk segera menggelar pertemuan dengan warga.

“Bahwa kita akan melakukan pengembangan, seperti penghubung jembatan sehingga ini bisa berjalan dengan baik,” jelas Media, Jumat (18/9/2026) lalu.

Media mengatakan, target awal pembangunan jembatan penghubung tersebut sebenarnya direncanakan mulai dilaksanakan pada 2026. Namun, melihat proses persiapan yang masih berjalan, pembangunan kemungkinan baru dapat dimulai pada awal 2027.

Salah satu hal yang masih perlu dibahas adalah proses pembebasan lahan. ASDP akan berkoordinasi dengan Pemkab Banyuwangi terkait lahan dan rumah warga yang terdampak pembangunan.

Sementara untuk kebutuhan anggaran, Media berharap pembangunan jembatan tersebut dapat dilakukan melalui skema sharing antara ASDP dan Pemkab Banyuwangi.

ASDP Perketat Time Table Bongkar Muat Antrean Pelabuhan Ketapang Terus Berkurang

Menurut Media, keberadaan jembatan penghubung LCM-Bulusan nantinya dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan logistik di jalan raya depan kawasan ASDP Ketapang.

Jembatan tersebut memungkinkan kendaraan logistik terhubung langsung dengan area Dermaga Bulusan tanpa harus kembali melintasi jalan raya. Dengan demikian, kendaraan yang masuk maupun keluar dari kantong parkir di kawasan Bulusan tidak perlu bercampur dengan arus lalu lintas umum.

ASDP Operasikan 24 Kapal di Ketapang-Gilimanuk untuk Urai Antrean Kendaraan

“Artinya memindahkan semua antrean masuk ke dalam pelabuhan. Tidak perlu keluar lagi, kalau keluar itu memang sudah keluar (meninggalkan) pelabuhan ya,” tegasnya.

Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu rencana pengembangan infrastruktur pendukung layanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, terutama untuk mengantisipasi kendaraan logistik yang terus meningkat.

Artikel Terkait