Bupati Ipuk Bangga Lihat Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi, Kini Lebih Percaya Diri
BanyuwangiNet.com – Sebanyak 440 murid Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi mengikuti kegiatan Open House dengan menampilkan beragam kemampuan dan kreativitas. Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA untuk menunjukkan perkembangan diri sekaligus melatih kepercayaan diri.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani turut hadir dalam kegiatan yang digelar pada Minggu, (18/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, para murid menampilkan berbagai pertunjukan seni, pidato bahasa asing, dan paduan suara. Mereka juga memamerkan hasil kreativitas berupa kerajinan, produk kuliner, hingga karya sains.
Ipuk mengaku bangga melihat perkembangan para murid Sekolah Rakyat. Menurutnya, kegiatan tersebut memperlihatkan perubahan positif, terutama dalam keberanian dan kepercayaan diri anak-anak saat tampil di depan orang lain.
“Kami sangat bangga menyaksikan berbagai penampilan siswa Sekolah Rakyat. Kami melihat begitu banyak kemajuan positif dari anak-anak, dari yang dulunya masih takut dan malu sekarang terlihat ceria dan percaya diri,” jelasnya.
Ipuk mendorong para murid untuk terus mengembangkan kemampuan dan memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin. Ia mengingatkan, setiap anak memiliki peluang untuk meraih cita-cita melalui pendidikan, kerja keras, dan kemauan untuk terus berkembang.
“Kejarlah mimpi dan cita-cita terbaik kalian. Gunakan kesempatan bersekolah di sini untuk mewujudkan mimpi dan cita-cita itu. Lakukan yang terbaik dan teruslah bertumbuh dan menorehkan prestasi,” katanya.
Selain kemampuan akademik, Ipuk menilai pembentukan karakter dan akhlak menjadi bagian penting dalam pendidikan di Sekolah Rakyat. Karena itu, ia meminta kepala sekolah, guru, wali asrama, dan wali asuh memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada siswa.
Menurutnya, pendampingan perlu dilakukan secara konsisten karena siswa menjalani aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah serta asrama.
“Pendidikan di Sekolah Rakyat ini tidak boleh hanya menekankan pada prestasi akademik semata. Yang tidak kalah penting dan menjadi fondasi utama adalah pembentukan karakter serta akhlak anak-anak kita. Berikan perhatian kepada mereka 24 jam karena hari-hari mereka berada di sekolah ini,” ungkapnya.
Ipuk juga menyampaikan apresiasi kepada para pendidik dan pendamping yang telah mencurahkan waktu, tenaga, serta perhatian untuk mendukung perkembangan siswa.
“Semoga semua perhatian, pendampingan, waktu dan tenaga yang tercurah berbuah pahala dan kebaikan bagi Bapak Ibu semua,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ipuk berkeliling meninjau berbagai fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang berdiri di atas lahan seluas 7 hektare hasil hibah Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Pembangunan fasilitas sekolah dilaporkan telah mencapai lebih dari 90 persen dan sebagian fasilitas sudah dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan.
Sekolah Rakyat Banyuwangi Tambah 9 Rombel Baru, Gedung Terintegrasi Siap Digunakan Agustus 2026
Fasilitas yang tersedia meliputi gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, ruang kelas digital, laboratorium bahasa, biologi dan komputer, serta perpustakaan.
Sekolah ini juga dilengkapi asrama putra dan putri untuk setiap jenjang pendidikan, lapangan olahraga berstandar nasional, gedung serbaguna, tempat ibadah, layanan kesehatan, fasilitas guru, dan guest house.
Murid Sekolah Rakyat Banyuwangi Boyongan ke Gedung Permanen di Muncar
Ipuk berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.
“Semoga fasilitas ini dapat menunjang perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter,” ujarnya.