Bupati Ipuk: Soekarno Run Sarana Kenalkan Sejarah dan Sosok Bapak Bangsa
BanyuwangiNet.com – Gelaran Soekarno Run Banyuwangi 2026 berlangsung meriah. Sekitar 5.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Aceh hingga Papua, mengikuti ajang lari yang digelar di Kabupaten Banyuwangi, Minggu (20/9/2026).
Peserta berasal dari berbagai kelompok, mulai pelajar, kategori umum, hingga master. Soekarno Run mempertandingkan lima kategori jarak, yakni 21K, 10K, 5K, 3K, dan 1K. Para peserta memperebutkan total hadiah sebesar Rp1 miliar.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi antusiasme peserta, terutama anak-anak yang mengikuti kategori 1K. Meski sempat terjadi peserta terjatuh saat start, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Menurut Ipuk, Soekarno Run tidak hanya dirancang sebagai ajang olahraga. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah dan sosok Presiden Soekarno kepada generasi muda.
Pemkab Banyuwangi, kata Ipuk, ingin agar anak-anak, khususnya peserta dari jenjang sekolah dasar, mengenal lebih dekat sosok Soekarno sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia.
“Tujuan kita adalah ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, anak-anak kita. Terkait siapa sih sosok Soekarno itu, Bapak Bangsa kita,” ujarnya.
Materi mengenai perjalanan Soekarno selama menjadi presiden dipasang di sejumlah lokasi kegiatan, termasuk di sepanjang barikade dan area photo booth. Peserta juga dapat melihat berbagai materi sejarah serta kostum bertema Bung Karno.
“Tentu ini juga bagian dari menggugah kembali anak-anak kita untuk cinta pada pada negara ini, nasionalisme ditumbuhkan,” ucapnya.
Ipuk mengatakan, kehadiran kategori 1K yang dikhususkan bagi anak usia sekolah dasar juga memiliki tujuan untuk mengenalkan pola hidup sehat sejak dini. Menurutnya, kategori tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan olahraga kepada anak melalui kegiatan yang tetap memiliki unsur kompetisi.
“Dan selanjutnya event Sukarno Run ini juga karena memang jarang ya ada event lari yang hanya 1K yang pesertanya dibatasi hanya untuk usia sekolah SD gitu ya,” katanya.
“Ini tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat di kepada anak-anak kita. Selain nanti ada nilai kompetisi di antara mereka,” sambungnya.
Selain olahraga, Soekarno Run juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi peluang untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ipuk mengatakan, keterlibatan UMKM sekaligus menjadi bagian dari upaya mengembangkan pariwisata berbasis olahraga atau sport tourism di Banyuwangi.
“Ini bagian dari pemberdayaan UMKM dan promosi pariwisata. Inilah sport tourism yang terus kita bangun di Kabupaten Banyuwangi,” kata Ipuk.
Ia menambahkan, Soekarno Run merupakan event olahraga yang digelar melalui kolaborasi berbagai pihak. Kehadiran peserta dari luar daerah diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian lokal.
“Event seperti ini mendukung sport tourism di Banyuwangi yang sangat berdampak ke perekonomian lokal. Terima kasih kepada ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah. Terima kasih kepada para pihak yang mendukung program ini,” kata Ipuk.
Soekarno Run Ditargetkan Berkelas Internasional
Sementara itu, Penasehat Soekarno Run Said Abdullah mengatakan, ajang tersebut ditargetkan berkembang menjadi event internasional pada tahun depan. Dengan demikian, peserta dari luar negeri juga dapat ambil bagian dalam kompetisi.
“Kami DPD sudah rapat dan memutuskan, insyaallah hadiah tahun depan di Banyuwangi Rp 5 miliar,” kata Said.
Peningkatan total hadiah tersebut, menurut Said, akan diikuti dengan penambahan kelas perlombaan yang lebih banyak dan menantang.
Soekarno Run Banyuwangi Spektakuler, Diikuti 5.000 Peserta dari 26 Provinsi
Ia berharap Soekarno Run Banyuwangi nantinya dapat menjadi salah satu ajang lari berskala internasional yang diperhitungkan di Indonesia.
“Kalau Jawa Tengah punya Borobudur Marathon, kita di Jawa Timur punya Soekarno Run Banyuwangi,” kata dia.
Soekarno Run Banyuwangi 2027 Ditargetkan Berskala Internasional, Hadiah Naik Jadi Rp5 Miliar
Menurut Said, Banyuwangi memiliki pengalaman dalam menggelar berbagai kegiatan berskala besar. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Banyuwangi dipilih sebagai lokasi pengembangan event olahraga tersebut.
“Oleh karenanya, Banyuwangi inilah jadi titik awal untuk event-event besar yang skalanya memang kita semua bisa menyaksikan seperti Soekarno Run ini,” kata dia.