Bupati Ipuk Minta HIPMI Banyuwangi Jadi Penggerak Inovasi dan Ekonomi Daerah
BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banyuwangi untuk menjadi motor penggerak inovasi, pencipta lapangan kerja, sekaligus penguat kemandirian ekonomi daerah. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Banyuwangi periode 2026–2029 di Pendopo Sabha Swagata, Kamis (31/7/2026) malam.
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur Ahmad Salim Assegaf. Dalam kepengurusan baru tersebut, Dio Arli Rahadi dilantik sebagai Ketua BPC HIPMI Banyuwangi didampingi Arvy Rizaldy sebagai Wakil Ketua Umum.
“Selamat kepada Pengurus HIPMI yang terpilih dan selamat bertugas,” ujar Ipuk.
Dalam sambutannya, Ipuk menegaskan, pelantikan pengurus bukan sekadar pergantian kepemimpinan organisasi, melainkan momentum bagi generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam membangun perekonomian Banyuwangi.
Menurutnya, pengusaha muda memiliki posisi strategis sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi melalui inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan daya saing daerah.
“Anak muda adalah motor penggerak perekonomian daerah. Karenanya HIPMI harus menjadi lokomotif lahirnya inovasi, lapangan kerja, dan kemandirian ekonomi daerah. Hadapilah tantangan ke depan dengan data, jejaring, inovasi, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan,” pesan Ipuk.
Ipuk juga menyoroti kondisi ekonomi global yang masih diwarnai ketidakpastian akibat dinamika geopolitik, volatilitas pasar, dan gangguan rantai pasok. Meski demikian, Banyuwangi dinilai mampu menjaga kinerja ekonomi daerah.
Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi mencapai 5,65 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Timur sebesar 5,33 persen maupun nasional yang berada di angka 5,11 persen.
Selain itu, tingkat kemiskinan juga menurun dari 6,54 persen menjadi 6,13 persen. Sementara pada Mei 2026, Banyuwangi mencatat inflasi terendah di Jawa Timur, yakni 1,00 persen.
“Nilai inflasi ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti nyata bahwa harga kebutuhan pokok masyarakat Banyuwangi masih terjaga. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah kita cukup kuat. Ini menjadi modal bagi kita untuk terus berkolaborasi mendorong perekonomian daerah,” kata Ipuk.
Bupati berharap kepengurusan HIPMI Banyuwangi yang baru mampu melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing sehingga dapat memperkuat perekonomian daerah di tengah tantangan global.
Harga Kedelai Impor Naik, Produsen Tahu Banyuwangi Pilih Perkecil Ukuran
Ia juga mendorong HIPMI menjalankan program inkubasi bisnis dan pendampingan bagi calon wirausaha, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan UMKM, petani, dan nelayan sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
“Serta mendorong inovasi, digitalisasi, dan efisiensi usaha hingga mendorong wirausaha sosial yang berakhlak dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Ipuk.
Jagoan Bisnis Banyuwangi 2023 Hadirkan Pengusaha Sukses Local Heroes
Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur, Ahmad Salim Assegaf, mengapresiasi perkembangan Banyuwangi yang dinilai terus menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Ia berharap kepengurusan HIPMI Banyuwangi dapat semakin solid dan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Banyuwangi sangat maju perkembangannya, semoga HIPMI Banyuwangi makin solid dan membawa dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya.