TNI AD Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di Banyuwangi, Target 12 Titik

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 31 Maret 2026, 15:03 WIB
Prajurit TNI AD Kodim 0825 Banyuwangi mengebut pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di Desa/Kecamatan Songgon.
Prajurit TNI AD Kodim 0825 Banyuwangi mengebut pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda di Desa/Kecamatan Songgon.

BanyuwangiNet.com – Prajurit TNI AD dari Kodim 0825 Banyuwangi mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Jembatan sepanjang 45 meter tersebut dibangun di atas Sungai Binau untuk menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Gumuk Candi.

Pembangunan jembatan ini dilakukan untuk memulihkan akses warga setelah jembatan beton sebelumnya ambruk akibat banjir bandang pada 2025 lalu.

Selama jembatan permanen belum tersedia, warga terpaksa membuat jembatan darurat dari bambu agar tetap bisa menjalankan aktivitas sehari-hari.

Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya mengatakan pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Upaya ASDP Percepat Arus Balik Lebaran 2026 di Ketapang–Gilimanuk

“Adanya jembatan gantung ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas ekonomi warga, sekaligus mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan. Apalagi lokasinya juga dekat dengan Pasar Songgon,” kata Triyadi saat ground breaking pembangunan jembatan, Senin (30/3/2026).

Menurut Triyadi, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diprioritaskan di wilayah yang sangat membutuhkan akses penghubung namun belum tersentuh pembangunan jembatan permanen.

Jembatan di Songgon menjadi proyek kedua yang dibangun melalui program tersebut. Sebelumnya, jembatan gantung serupa telah beroperasi di Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung.

“Target kami ada 12 jembatan Perintis Garuda yang sudah kami ajukan ke atasan. Nanti secara bertahap akan kami bangun di sejumlah titik yang membutuhkan jembatan ini,” ujarnya.

Tradisi Puter Kayun Banyuwangi: Napak Tilas Leluhur Boyolangu Setiap 10 Syawal

Jembatan gantung yang dibangun di Desa Songgon memiliki panjang sekitar 45 meter dan lebar 1,6 meter. Infrastruktur tersebut dirancang agar dapat dilalui kendaraan roda dua, termasuk untuk mengangkut hasil pertanian warga.

Pembangunan jembatan ini ditargetkan rampung pada akhir April 2026.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang turut hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama, mengapresiasi langkah TNI AD dalam membangun infrastruktur yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Halalbihalal di Banyuwangi, Nini Carlina Rilis Lagu Religi “Siti Hajar”

“Ini wujud kolaborasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa dalam memberikan pelayanan terbaik, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka,” kata Mujiono.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan memperpendek jarak tempuh warga yang sebelumnya harus memutar cukup jauh untuk mencapai pusat aktivitas.

Artikel Terkait