Munculkan Ide Kreatif, Bupati Ipuk Luncurkan Koin Wangi, Kompetisi Inovasi ASN dan Masyarakat Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 6 Maret 2026, 20:34 WIB
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong lahirnya gagasan kreatif melalui Kompetisi Inovasi Kabupaten Banyuwangi (Koin Wangi).
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong lahirnya gagasan kreatif melalui Kompetisi Inovasi Kabupaten Banyuwangi (Koin Wangi).

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong lahirnya gagasan kreatif melalui Kompetisi Inovasi Kabupaten Banyuwangi (Koin Wangi). Program yang digagas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani ini terbuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum.

Kompetisi tersebut bertujuan menjaring berbagai ide inovatif yang dapat menjadi dasar kebijakan pembangunan daerah sekaligus memperkuat ekosistem inovasi di Banyuwangi.

“Ajang ini bukan sekadar lomba, namun ruang kolaborasi untuk melahirkan ide-ide kreatif, solutif, dan berdampak bagi masyarakat,” kata Ipuk, Kamis (5/3/2026).

ASN Banyuwangi Khataman Al-Qur’an dan Wakaf Ribuan Mushaf saat Peringatan Nuzulul Quran

Ipuk menjelaskan, Koin Wangi dirancang sebagai wadah bagi berbagai kalangan untuk menyampaikan gagasan inovatif. Pemerintah daerah berharap kompetisi ini dapat melahirkan solusi baru yang mampu meningkatkan daya saing dan mempercepat pembangunan Banyuwangi.

Kompetisi terbuka bagi berbagai elemen, mulai dari ASN, tenaga pelayanan publik, hingga masyarakat umum. Peserta dapat mengajukan inovasi yang sudah diterapkan maupun masih berupa konsep.

“Ini sebagai upaya membangun ekosistem inovasi yang inklusif, di mana setiap gagasan, sekecil apa pun, memiliki ruang untuk tumbuh dan dikembangkan,” ujar Ipuk.

Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang aktif melahirkan berbagai inovasi di sektor pemerintahan dan pelayanan publik. Sejak 2018, kabupaten ini tercatat delapan kali berturut-turut meraih predikat Kabupaten Terinovatif dalam ajang Indonesia Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.

Jadwal Penutupan Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk Saat Nyepi 2026, Simak Waktu Lengkapnya

Berbagai inovasi telah dikembangkan di sejumlah sektor, mulai dari pelayanan publik, pariwisata, pendidikan, administrasi kependudukan, kesehatan, hingga ekonomi dan sosial.

Salah satunya adalah program Smart Kampung, yang menghadirkan layanan publik berbasis teknologi informasi hingga tingkat desa. Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan seperti administrasi kependudukan, perizinan usaha, hingga layanan kesehatan di desa masing-masing.

Di bidang sosial, Banyuwangi memiliki program Rantang Kasih yang menyediakan makanan bergizi bagi lansia sebatang kara sebanyak tiga kali sehari. Sementara di sektor pendidikan, terdapat program Siswa Asuh Sebaya (SAS) yang kemudian berkembang menjadi Sekolah Asuh Sekolah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo menjelaskan, kompetisi ini dapat diikuti oleh individu maupun kelompok dengan maksimal tiga anggota. Peserta bisa berasal dari ASN, warga ber-KTP Banyuwangi, maupun kalangan pengajar atau dosen.

Menteri KKP Setujui Pembangunan SPBN dan Bantuan Kapal untuk Nelayan Banyuwangi

“Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 28 Maret 2026,” ujar Suyanto yang akrab disapa Yayan.

Dalam kompetisi tersebut terdapat dua kategori yang dilombakan, yaitu inovasi digital dan inovasi non-digital. Adapun ruang lingkup inovasi meliputi pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, pertanian, pariwisata, dan berbagai bidang lain yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Inovasi yang diajukan boleh berupa ide maupun inovasi yang sudah diimplementasikan. Namun yang perlu dicatat, inovasi yang diikutkan kompetisi belum pernah memenangkan penghargaan apa pun, baik tingkat lokal maupun nasional,” jelas Yayan.

Proses penilaian akan dilakukan melalui evaluasi proposal dan presentasi peserta. Dewan juri berasal dari unsur birokrasi, akademisi, dan praktisi.

Para pemenang nantinya akan memperoleh piagam penghargaan, trofi, uang pembinaan, serta fasilitasi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa hak cipta.

Artikel Terkait