BMKG Peringatkan Gelombang Hingga 4 Meter di Perairan Selatan Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 8 Januari 2026, 14:56 WIB
POTENSI GELOMBANG TINGGI - Perairan di wilayah Kabupaten Banyuwangi. BMKG merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi wilayah perairan Banyuwangi untuk beberapa hari ke depan.
POTENSI GELOMBANG TINGGI - Perairan di wilayah Kabupaten Banyuwangi. BMKG merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi wilayah perairan Banyuwangi untuk beberapa hari ke depan.

BanyuwangiNet.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Banyuwangi untuk beberapa hari ke depan. Gelombang laut diperkirakan dapat mencapai ketinggian maksimal hingga 4 meter pada periode 8–11 Januari 2026.

Berdasarkan peringatan tersebut, gelombang kategori sedang dengan ketinggian antara 1,25 meter hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di wilayah Selat Bali bagian selatan. Sementara itu, gelombang kategori tinggi dengan ketinggian 2,5 meter hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Kabupaten Banyuwangi yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.

Prakirawan BMKG Banyuwangi, Yustoto, menjelaskan bahwa potensi gelombang tinggi tidak terpantau terjadi di perairan Selat Bali yang menjadi jalur utama penyeberangan antara Pulau Jawa dan Bali.

Libur Nataru, Banyuwangi Jadi Destinasi Favorit Penumpang Kereta Api

“Ketinggian gelombang di Selat Bali berada di kisaran 0,2 meter hingga 0,6 meter,” ujar Yustoto.

Ia memastikan kondisi tersebut masih masuk dalam kategori aman bagi aktivitas penyeberangan laut. Meski demikian, BMKG tetap melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Menurut Yustoto, potensi gelombang sedang hingga tinggi di sebagian wilayah perairan Banyuwangi dipengaruhi oleh kondisi atmosfer yang belum stabil.

“Terdapat perbedaan tekanan udara di wilayah Samudra Hindia, khususnya perairan selatan,” ucapnya.

Kisah PPPK Abdurrahman Lari 52 Km Tunaikan Nazar, Ipuk: Cermin Dedikasi ASN

BMKG Banyuwangi pun mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku aktivitas kelautan di perairan selatan Banyuwangi, agar meningkatkan kewaspadaan selama periode peringatan dini tersebut.

“Mengingat saat ini masih musim hujan, nelayan yang beraktivitas di perairan selatan diimbau untuk tetap waspada,” ujarnya.

Selain gelombang tinggi, BMKG juga mencatat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada malam hari. Kecepatan angin maksimum di wilayah perairan selatan diperkirakan mencapai sekitar 24 knot, sehingga kondisi angin tergolong cukup kencang dan berisiko bagi aktivitas laut.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di wilayah perairan Banyuwangi.