Kisah PPPK Abdurrahman Lari 52 Km Tunaikan Nazar, Ipuk: Cermin Dedikasi ASN

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 6 Januari 2026, 11:17 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat bertemu Abdurrahman, seorang tukang kebun dan penjaga sekolah, SDN 3 Sepanjang Glenmore, yang menunaikan nazar dengan lari sejauh 52 kilometer, dari GOR Tawangalun Banyuwangi menuju rumahnya di Kecamatan Glenmore, usai menerima SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat bertemu Abdurrahman, seorang tukang kebun dan penjaga sekolah, SDN 3 Sepanjang Glenmore, yang menunaikan nazar dengan lari sejauh 52 kilometer, dari GOR Tawangalun Banyuwangi menuju rumahnya di Kecamatan Glenmore, usai menerima SK Pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku terharu dengan kisah Abdurrahman, seorang tukang kebun sekaligus penjaga SDN 3 Sepanjang, Kecamatan Glenmore, yang menunaikan nazar dengan berlari sejauh 52 kilometer usai menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu.

Aksi tersebut dilakukan Abdurrahman-yang akrab disapa Cak Dur-dari GOR Tawangalun Banyuwangi menuju Glenmore, tepat setelah menerima SK pengangkatan dari Ipuk pada 28 Desember 2025. Jarak tersebut ditempuh selama sekitar 7 jam di bawah terik matahari siang.

“Dari Cak Dur kita belajar tentang dedikasi seorang ASN. Beliau telah bersabar dengan pengabdiannya yang belasan tahun. Nazar yang dipilih juga bukan hal yang mudah. Ini cermin dedikasi seorang ASN,” kata Ipuk saat bertemu Abdurrahman di SDN 3 Sepanjang, Senin (5/1/2026).

Abdurrahman merupakan satu dari 4.888 tenaga honorer yang resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Setelah belasan tahun mengabdi, statusnya kini resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ipuk Harap Kolaborasi BI Jember–Pemkab Banyuwangi Berlanjut di Bawah Kepemimpinan Baru

Ipuk menilai, bentuk rasa syukur yang dilakukan Abdurrahman menunjukkan ketulusan dan integritas dalam pengabdian. Menurutnya, setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan rasa syukur.

“Bentuk syukur setiap orang berbeda-beda. Bisa saja Cak Dur memilih nazar yang lebih mudah. Tapi ia memilih jalan yang lebih sulit, berlari 52 kilometer di siang hari. Itu luar biasa,” ujar Ipuk, sembari menyerahkan Surat Perintah Tugas (SPT) kepada Abdurrahman.

Ipuk berharap, dengan status barunya sebagai ASN, semangat kerja Abdurrahman semakin meningkat dan menjadi inspirasi bagi ASN lainnya.

“Semoga Cak Dur tambah semangat bekerja,” kata Ipuk.

Ia juga menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu merupakan bagian tak terpisahkan dari ASN daerah. Karena itu, Ipuk mendorong seluruh ASN untuk terus berkolaborasi meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan.

Sedekah Oksigen Banyuwangi, Ribuan Bibit Pohon Gratis Dibagikan ke Warga

“Khususnya di SDN 3 Sepanjang, semua ASN bisa bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan sesuai bidang tugasnya masing-masing,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ipuk juga memberikan sepatu lari kepada Abdurrahman sebagai bentuk apresiasi. Kepada Ipuk, Abdurrahman mengungkapkan bahwa ia memang memiliki hobi lari dan kerap mengikuti berbagai event di sejumlah daerah.

Abdurrahman sendiri menyampaikan rasa terima kasih atas pengangkatan dirinya dan ribuan tenaga honorer lainnya sebagai PPPK Paruh Waktu.

“Terima kasih Ibu Bupati yang telah mengangkat kami. Saya tidak menyangka bisa dapat SK. Ini yang saya harapkan sejak dulu,” ujarnya.

Kisah Abdurrahman, menurut Ipuk, menjadi pengingat bahwa dedikasi ASN tidak selalu ditunjukkan lewat jabatan, melainkan melalui ketulusan, kesabaran, dan pengabdian dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Artikel Terkait