Solidaritas Nasabah PNM Mengalir ke Korban Banjir dan Longsor di Aceh hingga Sumbar

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 29 Desember 2025, 19:36 WIB
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan melibatkan langsung para nasabahnya.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan melibatkan langsung para nasabahnya.

BanyuwangiNet.com – Di tengah keterbatasan akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, secercah harapan hadir dari para pelaku usaha ultra mikro. Melalui semangat kebersamaan, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan dengan melibatkan langsung para nasabahnya.

Bantuan yang disalurkan kali ini bukan sekadar logistik, melainkan hasil jerih payah para ibu pelaku usaha kecil. Lebih dari 2.000 paket abon kemasan produksi nasabah PNM asal Serang serta rendang siap saji buatan nasabah PNM dari Padang dikirimkan ke lebih dari 10 titik distribusi.

Penyaluran bantuan dilakukan ke berbagai lokasi terdampak, mulai dari posko pengungsian, dapur umum, hingga rumah-rumah nasabah PNM Mekaar di Aceh Tamiang. Inisiatif ini menjadi wujud nyata solidaritas dari nasabah untuk nasabah, yang tumbuh dari rasa senasib dan kepedulian bersama.

Libur Nataru 2025, Okupansi Hotel Banyuwangi Tembus 100 Persen dan Wisatawan Membludak

Salah satu nasabah PNM asal Serang, Hani Susanti, yang mengelola usaha abon kemasan siap saji, mengaku terharu saat dilibatkan dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Sebagai pelaku usaha kecil, saya tidak pernah membayangkan produk dari dapur kami bisa sampai ke saudara-saudara di Aceh. Saya merasa bersyukur bisa ikut membantu. Semoga abon ini dapat sedikit menguatkan mereka di tengah kondisi yang sulit,” tutur Hani, Senin (29/12/2025).

Perasaan serupa juga disampaikan Ningsih, nasabah PNM dari Padang yang menjalankan usaha rendang siap saji. Menurutnya, kabar bencana menjadi panggilan untuk saling menopang sesama pelaku usaha kecil.

“Ketika mendengar ada sesama nasabah PNM yang terdampak banjir dan longsor, kami merasa terpanggil. Lewat usaha yang kami miliki, kami ingin berbagi. Rendang ini mungkin sederhana, tapi kami berharap bisa memberi tenaga dan semangat bagi mereka yang sedang berjuang,” ujarnya.

Libur Nataru 2025, Okupansi Hotel Banyuwangi Tembus 100 Persen dan Wisatawan Membludak

Ningsih menambahkan, kebersamaan yang dibangun PNM tidak berhenti pada hubungan pembiayaan semata, tetapi juga membentuk solidaritas antarnasabah.

“PNM mengajarkan kami untuk tidak hanya tumbuh sendiri, tetapi juga saling menguatkan. Di saat sulit seperti ini, rasa kebersamaan itu terasa sangat nyata,” katanya.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa keterlibatan nasabah dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari nilai yang terus dijaga perusahaan.

Dorong Reforestasi, Banyuwangi Tanam 200 Ribu Pohon Cegah Bencana Hidrometeorologi

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam upaya membantu pemulihan, kami melibatkan nasabah PNM Mekaar yang memiliki usaha makanan siap saji. Lebih dari 2.000 produk abon dan rendang karya Ibu Hani dan Ibu Ningsih telah disalurkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pangan sekaligus menguatkan semangat para penyintas,” ujarnya.

Lebih dari sekadar makanan, bantuan ini membawa pesan kepedulian dan kebersamaan. Di tengah keterbatasan akibat bencana, PNM dan para nasabahnya memilih untuk terus hadir, saling menjaga, dan tumbuh bersama sebagai satu keluarga besar.

Artikel Terkait